Bukittinggi, Scientia – Pemko Bukittinggi raih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, kategori Utama.
Penyerahan penghargaan tersebut diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Kamis, (13/10/2021) lalu.
Di Provinsi Sumatera Barat, selain Bukittinggi, peraih APE kategori Utama itu juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Payakumbuh dan Kota Sawahlunto. Sementara, 12 kabupaten dan kota lainnya menerima penghargaan APE Tahun 2020 kategori Madya (6) dan Pratama (6).
“Kita ucapkan Alhamdulillah, Kota Bukittinggi menerima penghargaan APE Tahun 2020 untuk kategori Utama itu. Bahkan, informasi Saya terima, penghargaan ini merupakan ke tiga kalinya secara berturut-turut (2016, 2018, 2020- red) kategori sama diterima Pemko Bukittinggi,” kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, Jumat (22/10/2021).
Menurut Wako, penghargaan APE yang diterima Bukittinggi merupakan cerminan penyelenggaraan program pembangunan di Pemko yang sudah responsif pengarusutamaan gender.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat terhadap penyelenggaraan program pembangunan yang dilaksanakan di Kota Bukittinggi sudah responsif gender, termasuk dalam penyelenggaraan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ucapnya.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh SKPD serta stake holder Kota Bukittinggi. Penghargaan ini tentunya juga tidak terlepas dari dukungan DPRD. Semoga, hubungan kemitraan yang telah terjalin baik selama ini antara Pemko dan DPRD dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat kota,” imbuhnya.
Penghargaan APE diberikan berdasarkan tujuh indikator ini penilaian. Penilaian tersebut adalah komitmen, kebijakan dan program, kelembagaan pengarusutamaan gender (PUG), sumber daya (SDM, dana, sarana prasarana), data terpilah (profil gender, statistik gender), peralatan (panduan, modul, KIE) serta jejaringan atau dukungan masyarakat.
“Dalam rangka percepatan pengarusutamaan gender, sebelumnya Pemko Bukittinggi telah membentuk Tim Penggerak PUG, Tim Focal Point dan Tim Pokja PUG serta melibatkan seluruh SKPD di lingkungan Pemko,” katanya.
Diketahui, APE adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat sebagai pengakuan atas komitmen, upaya dan prestasi kementerian, lembaga serta pemerintah daerah atas pelaksanaan pembangunan yang menjamin kesetaraan termasuk keadilan gender.
Mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan hasil dicapai bagi semua penduduk, laki-laki serta perempuan melalui strategi pengarusutamaan gender.
Penghargaan tersebut terdiri atas empat kategori, yakni Mentor, Utama, Madya dan Pratama. Sementara, pelaksanaan evaluasi penilaian APE dilaksanakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI setiap dua tahun sekali. (aef)

Tinggalkan Balasan