![Walikota Bukittinggi, Erman Safar saat menyampaikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bukittinggi tahun 2022 di Balairung Rumah Dinas Walikota setempat. Senin (5/4). [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/eba94036-e52d-4e9f-a30a-ea38846b932b.jpg)
Pertama, program ABS-SBK melalui kegiatan Jumat Al Kubra, pengembangan pondok atau rumah Tahfidz, dan pengembangan ekonomi syariah. Selanjutnya penerapan kurikulum SDIT, pengembangan nagari dalam kota, dan pemberdayaan tokoh agama serta tokoh adat.
Kedua, pengembangan kepariwisataan, seni budaya dan olahraga, peningkatan tata kelola pemerintahan, pengembangan sosial kemasyarakatan serta pengembangan sektor pertanian.
Ketiga, Revitalisasi pasar Lereng, pasar Wisata atau pasar Putih dan pasar Bawah yang akan dijadikan sebagai kawasan wisata belanja atau dijadikan pusat wisata kuliner (street food). Sebab kawasan pasar merupakan tulang punggung roda ekonomi sekaligus juga sebagai destinasi pariwisata.
Keempat, pengembangan taman kota dan ruang terbuka publik dengan memanfaatkan Skate Park Wowo dan ruang komunitas otomotif terminal Aur Kuning. Sedangkan taman kota yang disulap menjadi ruang terbuka adalah taman DPRD, pedestrian jalan Sudirman, kawasan Jam Gadang dan gate, note serta landmark.
Kelima, pengembangan wisata sentra produk lokal seperti sentra pembuatan kerupuk sanjai dan sentra pembuatan kopi Bukit Apit.
Keenam, penguatan kawasan destinasi wisata alam dan keluarga seperti, Ngarai Sianok, Lobang Jepang, Benteng Fort De Kock dan lapangan Pacuan Kuda. Sedangkan taman dan Istana Bung Hatta, Perpustakaan Proklamator Bung Hatta dan Masjid Jami’ Tarok dikukuhkan sebagai wisata pedidikan, kultural dan religi
Ketujuh, perancangan wahana bermain sebagai destinasi pariwisata baru untuk penggerak roda perekonomian Bukittinggi. Termasuk pula perancangan kegiatan dalam meningkatkan daya tarik wisatawan yaitu dengan acara iven pariwisata.
Kedelapan, program Bukittinggi Hebat di bidang pendidikan, dengan penerapan pendidikan berkarakter berbasis agama dan budaya, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan. Selain itu, mendorong tumbuh kembangnya perguruan tinggi, meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan, sistem pembelajaran berbasis teknologi serta meningkatkan sarana prasarana pendidikan.
“Semua RKPD tersebut selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat,” ujar Walikota Bukittinggi, Erman Safar saat menyampaikan RKPD Kota Bukittinggi tahun 2022 di Balairung Rumah Dinas Walikota setempat. Senin (5/4).
Sementara itu, hadir dalam kegiatan, Wakil Walikota Bukittingi, Marfendi, Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan dan anggota Kemudian Forkopimda, para kepala SKPD, dan camat serta segenap undangan. (aef)
![Walikota Bukittinggi, Erman Safar saat menyampaikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bukittinggi tahun 2022 di Balairung Rumah Dinas Walikota setempat. Senin (5/4). [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/eba94036-e52d-4e9f-a30a-ea38846b932b.jpg)
Tinggalkan Balasan