Pariaman, Scientia – Pemerintah Kota Pariaman dapat bantuan Rumh Potong Hewan dari Kementan. Bantuan itu didapat ketika Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengunjungi kantor Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Senin (15/11)
“Kota Pariaman saat ini sedang mulai mengembangkan Pertanian terpadu yang sesuai dengan konsep Integrated Farming (Pertanian Terintegrasi), sehingga kedepan dengan penerapan konsep ini, akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan ini Walikota bertemu dengan Dirjen (Direktur Jenderal) PKH (Peternakan dan Kesehatan Hewan), yang diwakili oleh Direktur Kesmavet, Syamsul Ma’arif.
Terang Genius, Integrated Farming merupakan sistem pertanian dengan upaya memanfaatkan keterkaitan antara tanaman perkebunan, pangan, hortikultura, hewan ternak dan perikanan, untuk mendapatkan agro ekosistem, yang mendukung produksi pertanian (stabilitas habitat), peningkatan ekonomi dan pelestarian sumber daya alam.
“Kita berharap dengan pertanian terintegrasi tersebut, menjadi kekuatan agar ke depan, kita tidak hanya mono komoditas, atau bertumpu pada satu produksi misalnya, padi atau jagung saja, tetapi menjadi multi komoditas yang kita dapatkan, sehingga petani Kota Pariaman semakin sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu Direktur Kesmavet, Syamsul Ma’arif menyebutkan, program pertanian terintegrasi, sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo, yang mendorong agar di era pandemi Covid-19 ini, salah satu muaranya untuk membuat daya tahan bangsa semakin baik, agar ekonomi bangsa segera bangkit, yakni pertanian.
Oleh karena itu, pihaknya mengajak Pemda untuk berkonsentrasi membuat program dan kegiatan yang lain, untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional, yang tidak memerlukan lahan yang luas, karena saat ini, lahan untuk pertanian semakin terbatas. ucapnya.
Syamsul Ma’arif juga mengimbau agar Pemko Pariaman melalui Dinas Pertanian Pangan Perikanan, dapat memberikan bantuan bibit buah untuk tanaman pekarangan di rumah-rumah penduduk, yang nantinya bisa memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi mereka, katanya mengakhiri. (Ajo)

Tinggalkan Balasan