Foto bersama pengurus lembaga - lembaga PCNU dengan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar. Rabu, (2/2) [foto : ist]

Pengurus Lembaga – lembaga PCNU Bukittinggi Dilantik

Foto bersama pengurus lembaga - lembaga PCNU dengan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar. Rabu, (2/2) [foto : ist]
Foto bersama pengurus lembaga – lembaga PCNU dengan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar. Rabu, (2/2) [foto : ist]
Bukittinggi, Scientia – Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kota Bukittinggi menggelar pelantikan pengurus sekaligus pengesahan lembaga – lembaga yang bernaung membantu program-program NU. Pengurus yang dilantik, dibai’at langsung oleh Rais Syuriah PCNU Bukittinggi Buya Zainul Akbar. Rabu (2/2)

Lembaga-lembaga itu di antatanya Lembaga Dakwah NU (LDNU) , Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah NU (Lazisnu), dan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam).

Kemudian, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi), Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU), Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU), dan Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU).

Selanjutnya Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (TMNU), Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Lembaga Bahtsul Masail NU (LBMNU), Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) dan lainnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bukittinggi Erman Safar beserta untur Forkompimda, Anggota DPRD dan Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat (Sumbar).

Dalam sambutannya, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, kehadiran NU diharapkan mampu menjadi solusi bagi sejumlah persoalan yang ada di Kota Bukittinggi.

“Kita berharap NU dapat memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan yang timbul di Bukittinggi. Baik itu persoalan agama, sosial, pendidikan dan persoalan lainnya,” ujar Erman Safar.

Selain itu pada kesempatan yang sama, Ketua PWNU Sumbar Ganefri mengatakan, pada dasarnya kehadiran NU adalah untuk meninggikan Islam Ahlusunnah Waljamah Annahdiyah, yang mengedapankan nilai moderat dan toleransi.

“NU itu adalah Organisasi Kemasyarakan (Ormas) Islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai penerapan Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya kelompok tertentu. Maka itu direalisasikan dengan sikap moderat dan toleransi,” ujar Ganefri.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Muhammad Yunus mengatakan, pelantikan pengurus serta pengesahan lembaga lembaga NU tersebut berjalan dengan khidmad dan lancar.

Menurut Yunus, keberadaan suatu lembaga dalam sebuah organisasi sangat penting perannya. Sebab lembaga yang ada di dalam organisasi tidak lain adalah sebagai ujung tombak, penunjang dan pelaksana program kerja orgasasi. (Red)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *