Narasumber Ngobrol Keterbukaan dalam rangka HAKIN Ke-13, di Kantor KI Sumbar. [foto : ist]

Peringati HAKIN, Adrian Tuswandi : Setiap Informasi Harus Dimasifkan

Narasumber Ngobrol Keterbukaan dalam rangka HAKIN Ke-13, di Kantor KI Sumbar. [foto : ist]
Narasumber Ngobrol Keterbukaan dalam rangka HAKIN Ke-13, di Kantor KI Sumbar. [foto : ist]
Padang, Scientia – Komisi Informasi (KI) memasuki usia 13 tahun usai ditetapkannya UU No 14 tahun 2008. Keterbukaan informasi merupakan keharusan dan keniscayaan sebagai pionir eksistensi bagi lembaga publik. Demikian disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Mantan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Komisioner KI Sumbar, Adrian Tuswandi menilai, pentingnya keterbukaan informasi disetiap lembaga publik. Melalui gagasan peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) saat ini, setiap informasi harus dimasifkan. Menurutnya, tidak ada informasi yang harus ditutupi, selagi itu berhubungan dengan kepentingan publik.

“Meski HAKIN masih bersifat de facto, belum de jure, namun kami di internal KI baik di tingkat pusat maupun provinsi, selalu memperingati setiap tahunnya. Semoga pemerintah bisa segera menetapkan HAKIN sehingga bisa diperingati secara resmi setiap tahun, dengan terbitnya Perpres HAKIN,” ujar Adrian Tuswandi dalam acara Ngobrol Keterbukaan dalam rangka HAKIN Ke-13, di Kantor KI Sumbar. Jumat (30/4).

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Jasman Rizal mengungkapkan bahwa satu hal yang sangat penting saat ini adalah pembenahan bagi Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID). Disamping konsolidasi internal antara Komisi Informasi dengan Diskominfo.

“Ini penting, dalam upaya mempertahakan predikat Sumbar sebagai Provinsi Informatif, atau setidaknya Menuju Provinsi Informatif,” kata Jasman.

Pernyataan Jasman itu sekaligus menjawab keraguan Isa Kurniawan pelaku pemerhati. Dia melihat prediket Sumbar yang pernah menyandang predikat Provinsi Informatif saat ini mengalami penurunan.

“Nah, untuk mengembalikan Sumbar menjadi Provinsi Informatif, perlu komitmen kita bersama, khususnya Diskominfo Sumbar,” kata Isa.

Hafir sebagai narasumber Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas, Kadis Kominfo Sumbar Jasman Rizal, Gusriyono, Ketua FJKIP Sumbar dan Isa Kurniawan, Pemerhati Keterbukaan Informasi. (*)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *