
Asahan, Scientia – Bupati Asahan, Surya bersama Wakil Bupati Taufik Siregar menerima audiensi perusahaan perkebunan karet PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE) terkait perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT BSRE yang akan berakhir awal tahun 2023 mendatang, Kamis (22/7).
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan Rahmad Hidayat di ruang kerjanya jalan Mahoni Kisaran, Jum’at (23/7).
Dalam pertemuan itu, kata bupati, terkait perpanjangan HGU, PT BSRE dapat melakukan komunikasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Asahan tentang mekanisme perpanjangan HGU tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia juga berharap CSR yang dikeluarkan oleh PT BSRE dapat membantu masyarakat sekitar, seperti pembangunan jalan.
“Saya yakin dengan keberadaan PT BSRE di tengah masyarakat, besar manfaat yang didapat oleh masyarakat Kabupaten Asahan, khususnya masyarakat sekitar perusahaan,” ucap bupati diwakili Kepala Diskominfo.
Pada kesempatan itu, Finance Director PT BSRE, Nabotshu Arai mengatakan, PT BSRE selama ini menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Asahan. Nabotshu berharap bantuan dan suport Pemerintah Kabupaten Asahan untuk membantu memperpanjang HGU yang akan berakhir pada awal tahun 2023.
“Dalam menjalankan aktivitas kami selalu berusaha membangun hubungan kerja sama serta membantu masyarakat sekitar berupa penyaluran CSR, meliputi perbaikan sarana jalan umum, bantuan bantuan donasi ke masyarakat dan rumah ibadah,” kata Nabotshu Arai.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang membangun kemitraan dengan masyarakat petani karet di Asahan dan petani binaan PT BSRE sebagai area plasma. Selain itu, PT tersebut juga membuka pintu bagi masyarakat petani karet untuk bemitra dengan PT BSRE dalam bentuk kerja sama membangun kebun karet masyarakat.
“Kami juga telah melakukan penandatanganan kerja sama kemitraan dengan 2 kelompok tani yang berada di Desa Marjanji Aceh Kecamatan Aek Songsongan yaitu Koperasi Simbur Barokah Jaya dan Kelompok Tani Sukadame seluas 76 hektar. Di mana kami akan memberikan bimbingan teknis berupa training dan penyuluhan kepada petani dan serta menyalurkan bantuan material bibit dan sarana produksi kepada koperasi/ kelompok tani tersebut,” jelasnya.(Hans)

Tinggalkan Balasan