Jelita Donal atau Jel Fathullah (Foto: Ist)

Pertanyakan PSU DPD RI Sumbar, Jel Fathullah: Rugikan Saya dan Masyarakat

Padang, Scientia.id – Salah satu peraih suara terbanyak dan dinyatakan terpilih dalam pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jelita Donal atau Ustaz Jel Fathullah sayangkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan hasil pemilihan DPD Sumbar.

Dia menilai keputusan MK perlu dipertanyakan, sebab dirinya sebagai pemenang tidak diberitahu dan dipanggil tentang pembatalan tersebut.

“Aneh, kita sebagai pemenang tidak dapat informasinya. Mestinya sebagai pihak terkait kami dipanggil dan dihadirkan,” ujar Jel Fathullah saat ditemui Scientia di Fathullah Centre, Selasa (11/6/2024)

Keputusan MK tersebut juga menimbulkan kerugian bagi dirinya dan masyarakat. Apalagi hasil keputusan MK memerintahkan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang membutuhkan biaya sangat besar.

“Jika biaya PSU itu digunakan untuk membangun pesantren atau diberikan kepada anak yatim, tentu saja jadi sangat bermanfaat,” katanya.

Menindaklanjuti pelaksanaan PSU tersebut, dirinya akan tetap menghormati putusan hukum dan akan tetap berikhtiar bersama umat. Sebab, kemenangan yang diperolehnya saat ini, bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan atas perjuangan bersama masyarakat, ulama, tokoh – tokoh adat dan agama.

“Saya kembalikan kepada Umat, sebab ini merupakan amanah dan kepercayaan yang ditumpangkan kepada saya. Saya tidak pernah mengatakan ini merupakan perjuangan saya pribadi, tetapi atas perjuangan masyarakat,” sampainya.

Dia juga mengingatkan KPU untuk berhati – hati dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelaksana teknis Pemilu dan memperhatikan keputusan hukum. Sehingga kejadian ini tidak terulang lagi dan membuat kerugian kepada negara dan masyarakat.

“Ya, seperti saat sekarang ini, ibaratnya lain yang berhutang, lain pula yang membayar,” peribahasanya.

Selain itu, PSU juga menimbulkan animo negatif bagi masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu. Di tambah juga berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS.

Baca Juga: Pemungutan Suara Ulang DPD RI, KPU Sumbar Tunggu Arahan

“Yang jelas, saya berharap kepada seluruh masyarakat Sumbar, untuk tetap bersemangat dan kembali bersama – sama berjuang memberikan yang terbaik,” tutupnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar pada Maret 2024, Cerint Irallozza Tasya meraih suara terbanyak yakni 489.942 suara. Kemudian Emma Yohanna yang berada di posisi kedua dengan perolehan suara 377.605.

Sementara itu, Jelita Donal atau yang akrab disapa Ustaz Jel Fathullah menempati posisi ketiga dengan 308.986 suara. Sedangkan di peringkat keempat, Muslim Yatim memperoleh sebanyak 275.203 suara pada Pemilu 2024. (yrp)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *