Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir Bandang Lahar Dingin per 12 Mei 2024.

Pipa PDAM di Padangpanjang yang Rusak Diterjang Banjir Segera Diperbaiki

Padangpanjang, Scientia.id – Pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang rusak akibat diterjang banjir bandang di Lubuk Mata Kucing, Kota Padangpanjang akan segera diperbaiki. Rusaknya pipa menyuplai air bersih  ini membuatwarga di dua kelurahan terdampak.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Riono Suprapto mengatakan pihaknya berkomitmen untuk percepatan perbaikan pipa jaringan suplai air minum PDAM Kota Padang Panjang yang rusak tersebut.

“Air bersih adalah sesuatu hal yang sangat vital bagi masyarakat. Kita sangat berkomitmen dalam percepatan perbaikan pipa jaringan yang rusak di Padang Panjang ini,” kata Riono saat melakukan kunjungan lapangan di Lubuk Mata Kucing, Jumat (17/5/2024).

Riono mengungkapkan, pihaknya juga telah menurunkan tim melakukan pemetaan lokasi terdampak dan menghitung segala bentuk biaya yang diperlukan untuk memperbaiki pipa jaringan suplai air minum PDAM yang rusak. Ia juga telah menunjuk kontraktor untuk mengerjakan proyek tersebut.

“Setelah kunjungan ini, kita akan melakukan pembahasan teknis melalui rapat di Pemerintah Pusat. Semoga ini semua berjalan lancar dan perbaikan pipa jaringan yang rusak dapat segera dikerjakan. Sehingga masyarakat bisa kembali mendapatkan akses air bersih yang layak,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Perumdam Tirta Serambi, Adrial A. Bakar menjelaskan, saat ini ada dua kelurahan yang secara permanen terdampak akibat dari rusaknya pipa jaringan suplai air minum di Lubuk Mata Kucing. Yaitu Kelurahan Silaing Atas dan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat.

“Dua kelurahan ini masih terdampak akibat rusaknya pipa jaringan PDAM. Kita telah mengambil tindakan cepat dengan merelokasi alirannya secara sementara. Namun kondisi ini masih belum bisa mencakup keseluruhan pelanggan air minum yang terdampak di dua kelurahan tersebut. Kita juga dibantu mobil tangki yang terus berjalan mendistribusikan air bersih kepada daerah terdampak, dan ini terus kita lakukan evaluasi,” ungkapnya.

Setelah melakukan pengecekan, Adrial menyebutkan, total pipa jaringan suplai air minum PDAM di Lubuk Mata Kucing yang rusak tersebut mencapai 1 km dengan tiga jenis pipa. Yaitu pipa jenis 8 inci, 6 inci dan 4 inci. Pemerintah Pusat telah berkomitmen untuk melakukan rehab rekonstruksi terhadap pipa yang rusak ini.

“Alhamdulillah Pemerintah Pusat sangat berkomitmen untuk percepatan pengerjaan perbaikan pipa jaringan suplai air minum yang rusak. Karena kebutuhan air minum ini sangat vital bagi masyarakat. Ini akan menjadi permasalahan prioritas yang harus cepat diselesaikan.

Baca Juga: Demi Siswa Terdampak Banjir Bandang, SMAN 3 Padangpanjang Sediakan Layanan Antar Jemput

Perbaikan ini nantinya akan menggunakan Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ditjend Cipta Karya Kementetian PUPR dari Pemerintah Pusat. Ini sedang mereka siapkan dan semoga minggu depan sudah ada implementasinya,” tutur Adrial. (*)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *