
Sawahlunto, Scientia – Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta tinjau kegiatan Gebyar Vaksinasi Massal yang diprakarsai Polres Kota Sawahlunto. Kegiatan ini berlangsung di 2 lokasi yaitu di Gedung Pusat Kebudayaan Kota Sawahlunto dan Polsek Muaro Kalaban, Rabu, (7/7).
Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta berharap warga yang telah divaksin agar menyampaikannya kepada anggota keluarga atau warga lainnya, bahwa tidak terjadi apa-apa setelah vaksin.
“Tolong sampaikan kepada anggota keluarga yang lainnya, kalau habis suntik vaksin itu tidak ada efek lainnya seperti yang di beritakan di media sosial,” pinta wako.
Ia meminta warganya mengikuti anjuran pemerintah dan diharapkan tidak ada lagi debat di lapau-lapau tentang keamanan vaksin, karena sudah dikaji oleh ahlinya. Menurutnya, tidak mungkin pemerintah membunuh rakyatnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, Yasril Yakub mengatakan, terkait warga yang sudah divaksin sudah mencapai 46 persen dari target 70 hingga 80 persen. Pelaksanaan vaksinasi ini masih akan terus berlanjut sampai mencapai target.
Kapolres Kota Sawahlunto, AKBP Junaidi Nur menjelaskan, pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Massal untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19. Hal ini agar terbentuk Herd Immunity di lingkup masyarakat Sawahlunto.
“Suksesnya kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran serta Babinsa dan Bhabinkantibmas yang sengaja dilibatkan dalam kegiatan ini,” tutupnya.(yoa)

Tinggalkan Balasan