Puisi-puisi Elly Delfia

Istri Zaman Milenial

ia perempuan, istri zaman milenial
yang terjebak dalam resah yang gila
meskipun hatinya penuh oleh cinta
ia tetap harus curiga
tentang lelaki yang bangun pagi di sampingnya
dengan wangi lavender
sementara ia beraroma jasmine

Padang, 2021

 

Andini

Ia Andini
Perempuan abad hastag, follow, like, dan subscribe
Mainnya di tik tok, youtube, dan instagram
“Hai gaes!”
Sapanya menggetarkan malam
Dengan frasa sekadarnya
Begitulah Andini
Perempuan abad ini yang minim basa-basi

Padang, 2022

 

Masa Lalu

Aku menghormati masa lalu dengan datar
Ia membicarakan masa lalu dengan berbinar-binar
Ia menyapa, aku merespon biasa saja
Ia bertanya, apakah menyesal melepasnya dan surat yang ia kirim
Surat dengan kertas  hijau lembut beraroma sangat dalam
Aroma kayu manis dan lumut pegunungan
Ia mengingat betapa manisnya aku ketika itu
dengan pita rambut merah muda

Aku menghormati ia dan masa lalu
Hanya saja masa lalu telah lama kutitipkan
Pada senja dan matahari terbenam kala itu
Dengan  tekad tidak akan lagi membersamai

Aku menghormati ia dan masa lalu
yang telah lama aku tinggalkan
dengan menghapus perih di dalam dadaku

Padang, 2021

 

Rindu

Katamu, aku adalah labuhan hati
Tempat bersarang rindu
Ranting-ranting kering musim dingin menatapmu dan aku bergantian
Mereka mencurigai kata-katamu
Kurasakan butir salju tipis berjatuhan menyentuh pipiku
Yang memerah bak buah aprikot
Saat itu, butir salju di pipiku mekar seperti kelompak sakura

Korea Selatan, 2018

 

Biodata Penulis:

Elly Delfia merupakan Dosen Jurusan Sastra Indonesia FIB Univeritas Andalas. Penyuka puisi dan penulis cerpen ini  tinggal di Kota Padang dan berasal dari Padang Pariaman, Sumatera Barat.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *