Berkaca pada Alam
Pekatnya malam tidak lagi kelam
Mengoyak mimpi tak berkesudahan
Mengumbar pesona kerasnya badai
Mengelegar bagai petir tak terperi
Malam ini seolah mimpi berganti pagi
Melukis indahnya peri kehidupan esok nanti
Namun nasib berkata lain
Ajal menjemput sebelum mentari menyinari bumi
Ayolah manusia
Manfaatkan malam untuk komat-kamit
Bermunajad doa dalam keheningan
Meminta ampun kepada pencipta
Penguasa alam dunia fana
Ayolah manusia
Berkaca pada alam yang semakin menua
Semakin lama makin rusak dan tak tertolerir
Semakin kuat untuk hancur berkeping-keping
Menunggu perintah sang pemilik
Untuk menutup usia di waktu yang pelik
Memenuhi panggilan sang klalik
Dalam untaian doa
La ila ha illallah..
Padang, 28 Januari 2020
Sulit Memahami
Dalam diam, aku terus memikirkan cara memahamimu
Mengerti tentangmu, tentang kita
Walau kebersamaan kita lebih dari sewindu
Kelembutanmu melebihi belaian untaian kasih menuju surga dunia
Membuatku tak berdaya memikirkan kematian yang seolah datang esok hari
Perhatianmu membuatku tidak ingin berpaling walau hanya sedetik
Namun ada sesak yang tak terungkapkan
Dalam diam kuterus mengalah
Mencoba memahami situasi kita saat ini
Kau yang kukenal keras, tegas, dan posesif
Kini tak lagi bersuara
Tak ada kata yang terucap
Tak ada jelma yang tersingkap
Semua sirna dalam ungkapan malam
Di peraduan batu nisan
Padang, 20 Mei 2020
Kesombongan
Wahai kawan,Ini memang nyata adanya
Dunia penuh malapetaka dan derita
Membelai mimpi dalam kesombongan dunia
Menuai kerja syetan tak berperi
Sadarlah wahai manusia,
kesombonganmu tiada berguna
Hanya akan mengeruk keuntungan tak terpatri
Mengonggong setiap pintu kemenangan
Dalam mimpi tak berkesudahan
Dunia kita memang jauh berbeda
Bagai bumi dan langit
Berjejer bintang menuai kemenangan semu
Wahai manusia,
Sadarlah tak akan lari gunung dikejar
Tak akan pergi bulan keperaduannya
Kalaupun malam belum menjemput asa
Kalau titah belum terpatri
Wahai teman,
Jangan kau pongah menengadah
Seolah dunia hanya milikmu
Dalam kesombongan kebiadaban
Karena sesungguhnya orang sombong
hanyalah budak syetan
Padang, 20 Januari 2020
Tentang Penulis:
Idra Putri merupakan Guru MTsN 1 Kota Padang, Sumatera Barat.

Tinggalkan Balasan