Realisasi PAD Padang Masih Rendah, Bapenda Turunkan Target

Padang, Scientia – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang hingga September 2023 masih rendah yaitu sebanyak Rp471,3 miliar dari target sebanyak Rp729 miliar.

Pemko Padang sendiri terus berupaya agar realisasi bisa mencapai target hingga akhir tahun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang Yosefriawan mengatakan, penyumbang PAD tersebut berasal dari 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu badan pendapatan daerah.

Kemudian dinas komunikasi dan informatika, dinas pariwisata, dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dinas pemuda olahraga, dinas perdagangan, BPKAD, dinas lingkungan hidup.

Selanjutnya dinas kesehatan, dinas perumahan rakyat kawasan pemukiman, RSUD Rasidin, dinas pertanian, dinas perhubungan, dinas pemadam kebakaran, dinas perikanan dan pangan.

“Target diturunkan menjadi sebanyak Rp729 miliar dari target 928 miliar. Perubahan target diberlakukan sejak Oktober 2023 kemarin. Dari target tahun ini baru terealisasi sebesar 50 persen,” kata Yosefriawan, Rabu (4/10).

Ia menjelaskan, penyebab target diturunkan karena rasionalisasi untuk mencoba mencapai target terlalu tinggi. Jadi angka masih belum sesuai dengan kemungkinan yang bisa direalisasi.

“karena target awal terlalu tinggi, rasanya tidak bisa mencapai target, untuk itu angkanya diturunkan. Terbukti hingga triwulan III baru terealisasi 50 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pajak BPHTB terlalu tinggi menjadi penyebab paling besar diturunkannya target. Bapenda berharap hingga akhir tahun bisa minimal terealisasi Rp650 miliar atau 90 persen.

“Target meningkat dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak Rp612 miliar dan semoga di tahun ini bisa mencapai sebanyak Rp650 miliar dengan cara intensifikasi pemungutan yang masif dan mengajarkan wajib pajak untuk patuh menegakkan aturan. Selain itu, bagi yang tidak membayar atau menunggak akan dikenakan sangsi dan pemberian denda serta melakukan penyegelan,” tuturnya menutup. (Wulan)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *