Sangat Berisiko, KPAI Minta PTM Ditunda

Sejumlah murid saat menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap dua di SDN Malaka Sari 13 Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/6). (JawaPos.com)

Jakarta, Scientia – Ledakkan kasus baru Covid-19 terjadi di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir dan sudah menyentuh angka lebih dari 2 juta kasus.

Kasus positif tersebut meningkat lantaran mulai terdeteksinya klaster mudik Lebaran 2021 yang diduga akibat varian Delta mutasi India.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengungkapkan, saat ini persentase anak-anak yang terinfeksi Covid-19 juga sangat tinggi, yakni mencapai 12,5 persen. Ketiadaan ruang ICU pasien usia anak mengakibatkan banyak anak meninggal akibat Covid-19, sehingga angka kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia sudah tertinggi di dunia.

Atas hal itu, KPAI mendorong pemerintah untuk menunda pembukaan sekolah pada tahun ajaran baru 2021/2022 yang dimulai pada 12 Juli 2021 nanti. Sebab, melihat data tersebut, pembukaan sekolah dinilainya sangat berisiko.

“Mengingat kasus sangat tinggi dan positivity rate di sejumlah daerah diatas 5 persen, bahkan ada yang mencapai 17 persen. Kondisi ini sangat tidak aman untuk buka sekolah tatap muka,” jelas dia, Selasa (22/6).

Kemudian, pihaknya pun meminta pemerintah pusat serta pemerintah daerah segera menghentikan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Khususnya bagi wilayah yang memiliki positivity rate di atas 5 persen.

“KPAI mendorong pemerintah pusat maupun pemerintah daerah segera menghentikan ujicoba PTM di sejumlah daerah yang positivity rate-nya di atas 5 persen,” imbuhnya.

Adapun, saat ini terdapat 10 provinsi di Indonesia dengan prevalensi tertinggi per 20 Juni 2021, yaitu DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, D.I Jogjakarta, Bangka Belitung, Bali, Kepulauan Riau, Papua Barat, Riau, dan Sumatera Barat. DKI Jakarta mencatat jumlah tertinggi sebanyak 5.582 kasus. (red)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *