Jakarta, Scientia.id – Sanggar tari dan musik tradisi asal Agam, Pitunggua tampil memukau dan menghibur penonton dalam Festival Sumarak Minangkabau 2024. Acara ini digelar pada Minggu (19/5/2024) lalu di Blok M Square Jakarta.
Acara yang mengusung tema Alek Nagari Perantau Minang se-Jabodetabek 2024 ini menjadi ajang unjuk kebolehan seni dan budaya Minangkabau yang meriah dan penuh semangat.
Penampilan sanggar tersebut mencuri perhatian dengan tarian dan musik tradisional yang dibawakan dengan penuh keindahan dan keselarasan.
Bupati Agam Andri Warman yang turut hadir dalam festival ini memberikan dukungan dan apresiasi kepada para peserta, khususnya Sanggar Pitunggua Agam.
Dalam sambutannya saat menutup acara tersebut, bupati mengungkapkan kebanggaannya terhadap Sanggar Pitunggua Agam yang mampu menampilkan budaya Minangkabau dengan begitu apik di tengah masyarakat perantauan.
Bupati juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kerja keras dan dedikasi para anggota Sanggar Pitunggua Agam.
“Untuk mencapai penampilan yang memukau seperti ini tentu membutuhkan latihan yang intens dan komitmen yang tinggi. Terima kasih kepada Sanggar Pitinggua Agam yang telah memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Agam di acara ini,” ucapnya.
Bupati juga berharap, festival seperti ini dapat terus diadakan sebagai upaya untuk melestarikan budaya Minangkabau dan mempererat tali silaturahmi antar perantau.
“Semoga acara seperti ini bisa menjadi agenda rutin, karena selain melestarikan budaya, juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan persaudaraan di antara kita semua,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Sanggar Pitunggua Agam, Fetrinaldi, S,Sn menyebut, Festival Sumarak Minangkabau 2024 dihadiri oleh berbagai kelompok seni dan budaya Minang dari berbagai daerah di Jabodetabek.
Acara ini sebutnya, disaksikan ribuan pengunjung Blok M Square yang antusias menyaksikan keindahan budaya Minangkabau. Dikatakan, penampilan Sanggar Pitunggua Agam mampu memukau penonton yang hadir.
“Dengan semangat dan dukungan semoga Sanggar Pitunggua Agam dan kelompok seni lainnya dapat terus berkontribusi dalam melestarikan dan mengenalkan budaya Minangkabau ke seluruh penjuru negeri, bahkan ke kancah internasional,” katanya.
Baca Juga: Promosikan Budaya Lokal, Pemprov Sumbar Gelar Parade Seni Budaya Minangkabau di Jakarta
Diketahui, dalam acara prestisius tersebut, Sanggar Pitunggua Agam menampilkan sejumlah pertunjukan seperti Tari Gadih Manatiang, Kipeh Barapak, Piriang Badarai. Pada acara penutupan Sanggar Pitunggua Agam menampilkan karya andalan yakni Tari Katan Goreng yang berhasil memukau ribuan pengunjung Blok M Square. (*)

Tinggalkan Balasan