Agam, Scientia – Dosen Manajemen Komunikasi Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Andalas (UNAND) laksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, lewat Pelatihan Komunikasi dan Pemanfaatan Teknologi Komunikasi di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Siti Manggopoh, Kabupaten Agam.
Didukung oleh komunitas Millennial Agam Punya Aksi Nyata (MAPAN), kegiatan yang dihadiri oleh para santri, ustadz hingga para petinggi pengurus pondok pesantren dan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Dr. Sarmiati, M.Si. ini, dibuka secara resmi oleh Irsyadul Ubad, M. Pd., mewakili pimpinan pondok pesantren yang berhalangan hadir.
“Santriwan dan santriwati Ponpes Nurul Yaqin Siti Manggopoh merupakan bagian dari generasi millennial. Santri Millennial perlu memiliki tiga kecakapan atau kecerdasan, kecerdasan spiritual, kecerdasan intelektual dan sosial,” ingat Ketua MAPAN, Syamsul Bahri, S.T, MM dalam sambutannya.
Lanjutnya, dua kecerdasan dapat diperoleh dalam pendidikan pesantren dan pendidikan umum. Namun, untuk kecerdasan sosial, santri harus banyak berlatih dan berinteraksi dengan masyarakat luas, tentunya ini membutuhkan keterampilan berkomunikasi yang baik. Untuk itu, kehadiran para pakar komunikasi dari Universitas Andalas dapat dijadikan momen guna menambah pengetahuan keterampilan berkomunikasi.
“Millennial dari kalangan santri sudah mempunyai modal dasar tiga kompetensi tersebut, tinggal bagaimana terus dilatih dan ditingkatkan,” pesannya.
Diharapkan pengelola Pondok Pesantren dapat memahami dan memberikan ruang bagi santri memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial dalam bersosialisasi yang terkontrol dengan bimbingan para ustad/ustadjah..
Sebagai langkah awal, kegiatan ini mewadahi para santri guna melatih dan meningkatkan keterampilan berkomunikasinya dengan berfokus pada 2 (dua) materi yang dibawakan oleh Dr. Ernita Arif, M.Si. dan Annisa Anindya S. I. Kom., M.Si. selaku Dosen Manajemen Komunikasi.
Materi pertama bertajuk “Komunikasi sebagai Aset dalam Pengembangan Diri Santri”, di mana terdapat 2 (dua) poin penting dalam interaksi komunikasi, yakni apa yang dikomunikasikan dan bagaimana cara mengkomunikasikannya. Harapannya, para santriwan dan santriwati dapat mengimplementasikan komunikasi yang efektif dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan pedoman santri.
Selain itu, melalui materi “Optimalisasi Pemanfaatan Perkembangan Teknologi Komunikasi secara Bijak dan Bijak Menggunakan Media Sosial”, Annisa Anindya S. I. Kom., M.Si. selaku pemateri, mengajak santriwan dan santriwati untuk lebih mengenal diri sendiri melalui konsep diri dan personal branding sebagai bekal untuk mempromosikan pondok pesantren ke khalayak yang lebih luas lewat pembuatan konten yang bermanfaat di media sosial.
Kegiatan ini berjalan lancar dan diikuti dengan antusias oleh para Santri. Dr. Ernita Arif, M.Si. selaku ketua tim Pengabdian Masyarakat Dosen Manajemen Komunikasi, Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, UNAND berharap silaturahmi ini kedepannya tetap terus terjalin melalui berbagai program yang saling sinergi.
Pimpinan pondok yang diwakili oleh ustadz Irsyadul Ubad M. Pd. memberikan respon yang positif, “Kami sangat menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh dosen Ilmu Komunikasi Unand serta didukung oleh MAPAN ini, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut”.
Pendapat ini, juga diamini oleh Kepala Aliyah Nurul Yaqin Siti Manggopoh, Ustad Abdul Haris, S.Pd.I, Iswanto, S.H.I., (Pendamping Desa), Jafri Andi (Aparatur Nagari Manggopoh) yang turut mendampingi dari awal sampai dengan akhir kegiatan. (pzv)
Tinggalkan Balasan