Satu Abad NU, Ribuan Warga Padati Masjid Agung Dharmasraya

Dharmasraya, Scientia – Ribuan Warga Nahdiyin memadati Masjid Agung Dharmasraya, Masjid yang berdiri megah di atas lahan seluas 67.193 m2, dengan luas bangunan masjid 8.783 m2, dan luas area penataan 35.668 m2 ini menjadi saksi digelarnya Tasyakuran Satu Abad Nahdatul Ulama di Kabupaten Dharmasraya, Senin, ( 13/3/2023 ).

Ada delapan rangkain kegiatan yang dilaksakan dalam resepsi Tasyakuran Satu Abad ini, diataranya Sunatan Masal, Pawai, Seratus Tumpeng, Aksi Pencak Silat, Seratus Rabana, Ceramah Kebangsaan, Donor Darah dan Istighosah Kubro.

Hadir Wakil Ketua Umum PBNU, KH. Nusron Wahid, Ketua PWNU Sumatera Barat Prof. Ganefri beserta jajarannya, Ketua PCNU Dharmasraya KH. Nurkholidin.

Kemudian Pengurus Nahdlatul Ulama Se-Sumatera Barat, Sekda Dharmasraya Adlisman, Ketua pengurus masjid Agung Damasraya Prof. Hasan Zaini. Rais Syuriah PBNU KH. Chozin Adnan.

Hadir juga Ketua DPRD Dharmasraya Pariyanto, Wakil Ketua DPRD Adi Gunawan, Ketua Muslimat NU Dharmasraya Asmawati, Ketua GP Ansor Dharmasraya Age Kurniawan, Ketua Fatayat NU Dharmasraya Badriah.

Tak ketinggalan juga Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama Komedi LC, Ketua PMII Dharmasraya Muhammad Ridho, Ketua IPNU Dharmasraya Frengky Sandra dan Ketua IPPNU Fifin.

Memasuki Abad Ke-2

Dalam Ceramahnya, KH. Nusron Wahid mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) yang kini memasuki abad kedua.

Artinya NU sudah berumur satu abad yang saat ini diperingati di berbagai tempat. Termasuk di Kabupaten Dharmasraya yang dihadiri ribuan masa.

” NU hingga kini masih bisa bertahan karena diberkahi oleh Allah. Tidak banyak organisasi yang usianya bisa melebihi satu abad. Kenapa NU bisa bertahan hingga hari ini dan ke depannya. Karena ulama NU senantiasa selalu memberikan bimbingan dan keselamatan kepada umat. Mampu menjaga akidah Ahlussunnah Waljamaah di tengah umat. Selalu mengutamakan dan menggunakan sanad yang sampai kepada Rasulullah. Sanadnya harus jelas,” tegas Nusron.

Ketua PWNU Sumatera Barat Prof. Ganefri, Ph.D, mengatakan peringatan 1 abad NU di Damasraya merupakan puncak peringatan 1 abad.

Sebelumnya, masing-masing PCNU sudah melaksanakan peringatan rangkaian 1 abad NU.

“Warga nahdyyin punya tanggung jawab menjaga keutuhan NKRI. Selalu merawat, bisa berkontribusi dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” terang Ganefri ( tnl)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *