![Sekcam Siguntur, Atriadi saat memberikan sambutan pada perpisahan dan wisuda tahfizh santri RA IT Al-Quds. Kamis,(16/6) [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2022/07/WhatsApp-Image-2022-07-13-at-21.28.12.jpeg)
Dalam Sambutannya, Atriadi mengucapkan selamat kepada 19 santri yang lulus dan kepada orang tua atau wali santri yang telah menyerahkan anaknya untuk dididik di RA IT Tahfizh Al Quds. Menurutnya, belajar ilmu Al Quran sejak dini adalah bekal yang bagus untuk menghadapi tantangan kemajuan zaman.
“ucapan terima kasih kepada guru RA IT Al Quds yang telah mendidik anak-anak selama belajar di Al Quds. In sya Allah akan lahir generasi generasi Qurani di Nagari Siguntur,” ujar Atriadi.
Atriadi menyebut, akhlak anak-anak perlu dididik sesuai dengan akhlak yang telah di ajarkan dan dicontohkan oleh Rasul SAW. Sehingga kita meninggalkan generasi yang siap menghadapi kemajuan dan tantangan zaman.
“Saya harap, meskipun anak-anak kita sudah diwisuda, namun pembelajaran agama tetap menjadi prioritas dan terus tersambung,” tutupnya.
Sementara itu, turut hadir Pengawas RA Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya, Kepala Jorong Koto Tuo, Ketua Komite dan Wali Santri. (tnl)
![Sekcam Siguntur, Atriadi saat memberikan sambutan pada perpisahan dan wisuda tahfizh santri RA IT Al-Quds. Kamis,(16/6) [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2022/07/WhatsApp-Image-2022-07-13-at-21.28.12.jpeg)
Tinggalkan Balasan