Sutan Riska saat menjadi pembina Apel Pagi gabungan di lingkungan Pemkab Dharmasraya. Senin, (13/6). [foto : ist]

Sutan Riska Minta Mundur OPD yang Tidak Mau Bekerja Optimal

Sutan Riska saat menjadi pembina Apel Pagi gabungan di lingkungan Pemkab Dharmasraya. Senin, (13/6). [foto : ist]
Sutan Riska saat menjadi pembina Apel Pagi gabungan di lingkungan Pemkab Dharmasraya. Senin, (13/6). [foto : ist]
Dharmasraya, Scientia – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, menegur pejabat daerah yang masih kurang produktif dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Teguran tersebut diutarakan Sutan Riska saat menjadi pembina Apel Pagi gabungan di lingkungan Pemkab Dharmasraya. Senin, (13/6).

Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu, menilai sampai hari ini masih banyak Kepala OPD yang belum melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal. Buktinya, hingga pertengahan tahun ini masih banyak target kinerja yang belum dapat direalisasikan.

“Jika bapak ibu memang tidak dapat bekerjasama, silakan mundur dari jabatan yang saat ini bapak dan ibu pegang. Masih banyak orang yang antri untuk berada di posisi itu,” ujar Sutan Riska.

Bupati juga menekankan agar Kepala OPD dapat menerjemahkan visi dan misinya selaku kepala daerah ke dalam program dan kegiatan. saat ini Ia butuh ASN yang dapat bekerjasama, baik dengan dirinya selaku Kepala Daerah, maupun dengan seluruh Kepala OPD dan ASN lainnya.

“Saya akan cek ke masing-masing OPD program apa saja yang sudah berjalan dan belum dikerjakan. Selain itu saya minta kinerja yang saya targetkan sebelum bapak ibu menjabat agar dapat direalisasikan,” katanya lagi.

Bupati menerangkan, empat bulan lalu mewajibkan setiap OPD untuk membina minimal empat UMKM, namun hingga saat ini belum menerima laporan sejauhmana progresnya.

“Apakah sudah ditindaklanjuti atau didiamkan begitu saja?”, tanya bupati.

Oleh karena itu, Sutan Riska mengajak ASN untuk saling membangun komunikasi yang baik, agar ada hasil yang maksimal nantinya. Terutama bekerja dengan memperhatikan norma kepatutan dan tata krama selaku abdi negara.

“Harus ada tanggung jawab dari bapak ibu sebagai ASN. Jangan bersifat apatis atau tidak mau tahu dengan daerah ini. Saya pastikan akan terus pantau kinerja saudara ASN,” tegasnya.(Tnl)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *