Tag: #Elly Delfia
-

Transformasi Bentuk dan Makna Kata “Cuci”
Secara morfologis, kata ini mengalami transformasi, seperti afiksasi/pengimbuhan (mencuci, dicuci, pencuci, pencucian, tercuci, cucian, dan sebagainya), reduplikasi/pengulangan (cuci-cuci, cuci-mencuci), komposisi/pemajemukan (cuci baju, cuci piring, cuci mata, cuci tangan, cuci otak, cuci uang). Bahkan, kata ini juga mengalami perubahan makna yang berbeda juah dari makna asalnya. Makna yang berbeda jauh dari makna asalnya dapat disebut dengan…
-

Konjungsi Penanda Waktu dalam Bahasa Indonesia
Penggunaan kata penghubung atau konjungsi adalah salah satu bagian penting untuk menghasilkan kalimat yang baik. Kalimat yang baik adalah kalimat yang mudah dipahami dan enak dibaca. Kalimat yang baik tentu juga menggunakan konjungsi dengan baik pula. Konjungsi berfungsi sebagai jembatan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat agar membentuk jalinan paragraf dan teks yang indah. Penggunaan…
-

Memaknai Kata Privilege dalam Kasus Mario-David
Satu minggu belakangan, dunia pemberitaan dan jagad maya dihebohkan oleh aksi kekerasan yang melibatkan dua anak muda di negeri ini, yaitu Mario Dandy Satriyo (20 tahun) dan Cristalino David Ozora (17). Kasus keduanya yang dipicu oleh pengaduan Agnes (15), teman perempuan Mario yang menyatakan bahwa ia mendapat perlakuan tidak baik dari David. Pengaduan itu memicu tindakan penganiayaan yang dilakukan Mario terhadap…
-

Keistimewaan Kata “Hujan”
Banyak hal yang perlu dipahami dari kata “hujan”. Kata hujan menjadi istimewa di antara kosakata bahasa Indonesia lainnya. Mengapa begitu? Ya, karena hujan bukan hanya sekadar air yang turun dari langit. Lebih dari itu, hujan merupakan air yang melewati proses yang panjang dan mengandung banyak zat yang bermanfaat untuk kehidupan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, hujan digolongkan…
-

Kata “akan” dan “segera” dalam Kontestasi Politik
Tahun 2024 merupakan tahun kontestasi politik di Indonesia. Pemilihan presiden (pilpres) dan pemilu legistaltif (pileg) akan dihelat tahun itu. Pada momen tersebut, kita akan sering mendengar berbagai bentuk ujaran yang berisi janji-janji para politisi untuk masyarakat. Janji-janji dalam bentuk pernyataan untuk menyakinkan masyarakat, seperti: “Jika terpilih, masalah pembebasan lahan adalah masalah nomor satu segera saya…
-

Fungsi Kata “yang “ dalam Bahasa Indonesia
Bagaimana seharusnya menggunakan kata “yang” dalam bahasa Indonesia? Penggunaan kata “yang” terlalu banyak dalam sebuah kalimat dapat membuat kalimat tidak efektif dan tidak enak untuk dibaca. Dalam menulis karya ilmiah, ilmiah populer, maupun karya fiksi, penggunaan kata “yang” terlalu banyak dapat menyebabkan kalimat tidak efektif dan dapat mengacaukan makna kalimat. Dalam satu kalimat yang ideal,…
-

Cara Penulisan Gabungan Kata dalam bahasa Indonesia
Beberapa bentuk gabungan kata/pemajemukan/kata majemuk/komposisi dalam bahasa perlu dijelaskan cara penulisannya. Meskipun terlihat sepele dan mudah, banyak orang masih keliru soal penulisan kata gabungan kata ini. Salah satunya yang sering keliru adalah penulisan kata terima kasih yang sering digabungkan. Penulisan kata terima kasih yang benar menurut ejaan bahasa Indonesia adalah dipisah atau diberi tanda spasi/jarak. Gabungan kata…
-

Adverbia “Akan” dan “Segera” dalam Kontestasi Politik
Tahun ini hingga tahun 2024 merupakan tahun kampanye atau tahun kontestasi politik di Indonesia. Pada momen ini, kita akan sering mendengar berbagai bentuk ujaran yang berisi janji-janji dan kata-kata pengharapan dari para politisi untuk masyarakat. Janji-janji dan kata-kata pengharapan direalisasikan dalam bentuk pernyataan-pernyataan diplomatis, seperti: “Jika terpilih, masalah pembebasan lahan segera saya bereskan.”, “Gizi buruk…
-

Dari Nirlaba hingga Nirleka
Bentuk terikat nir- merupakan salah satu bentuk terikat yang tidak terlalu populer dalam bahasa Indonesia. Namun, bentuk terikat ini ada dan digunakan dalam bahasa Indonesia. Sama halnya dengan bentuk terikat pra- dan pasca-, bentuk terikat nir- merupakan salah satu bentuk terikat yang berasal dari bahasa Sansekerta (Sanskrit) yang artinya tidak ada atau tanpa. Contoh kata-kata bahasa Indonesia…
-

Rantau dan Kawin Campur dalam Jalan Sunyi Paling Duri
Oleh: Elly Delfia (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Meskipun Buya Hamka dan Chairil Anwar telah lama tiada, gelanggang kesusasteraan di Sumatera Barat sepertinya belum akan lengang. Satu lagi karya sastra meluncur dari penulis, penggiat literasi, dan sastrawan, Sumatera Barat, Muhammad Subhan. Buku itu berjudul Jalan Sunyi Paling Duri yang memuat 17 cerpen…