Tag: Fury Buhair
-

Puisi-puisi Fury Buhair dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Benang Darah Bangsaku Benang-benang dirajut, melintasi pembuluh darah melagukan memori sejarah suci berani anak-cucuku jangan lupa 76 lingkaran kukalungkan di dada, lima dasar kutanamkan dalam jiwa ingatlah Tuhan Yang Maha Esa membimbing negara hidup merdeka Lahirkan jiwa-jiwa patriotnya, di masajid dan sanggar pendidikan satukan jiwa-jiwanya menjelma adidaya kerajaan Jarum patah tumbuh seribu, kulihat benang dijahit…
-

Puisi-puisi Fury Buhair dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Kau, Bertanya Malam [?] Malam: Pelabuhan, kelopak matamu adalah malam bukan? gelap dan penuh air mata kesunyian pintalan rahasia kau jalin ia dengan jari-jari yang mengusap Malam: Kesedihan, seberapa basah pun wajah teguh itu sesendu Selat Sunda dengan hamparan luka? kau tak hirau… tak ‘kan ada bibir dingin yang mempersoalkan Malam: Hitam, tak perlu repot membalut…