Tag: Kreatika

  • Puisi-puisi Asyilah Nurhafidza dan Ulasannya oleh Dara Layl

    Puisi-puisi Asyilah Nurhafidza dan Ulasannya oleh Dara Layl

    Puisi-puisi Asyilah Nurhafidza Hembusan Angin Malam Kelamnya malam ini Membuat hatiku bergemuruh dalam sunyi Kupikir kembali bagaimana bisa sanubari terpaku mati Tak ada yang mengerti Dunia jauh dari langkah kaki Berat sekali menapak lagi Malam yang gulita berlapis kabut Susah tuk melihat api dunia membara pagi Aku mulai menutup mata Mencoba tidur walau angin dingin…

  • Cerpen “Kita Akan Kemana, Ayah?” Karya Afrizal Jasmann dan Ulasannya Oleh Azwar

    Cerpen “Kita Akan Kemana, Ayah?” Karya Afrizal Jasmann dan Ulasannya Oleh Azwar

    Kita Akan Kemana Ayah? Oleh Afrizal Jasmann   “Silahkan duduk dulu, Pak. Biar saya panggilkan wali kelasnya Intan.” Ucap perempuan muda yang sepertinya guru magang tersebut. “Ya, terima kasih,” jawab Safri sembari duduk di kursi besi panjang yang ada di lorong  itu. Kendatipun demikian pandangannya tidak pernah lepas dari suasana halaman sekolah yang dipenuhi  keriuhan…

  • Cerpen “Buah Cinta Si Qomar” Karya Hayat Mardhotillah dan Ulasannya oleh Azwar

    Cerpen “Buah Cinta Si Qomar” Karya Hayat Mardhotillah dan Ulasannya oleh Azwar

    Buah Cinta Si Qomar Oleh : Hayat Mardhotillah   “Qomar….Qomar mari sini, main sama Nadya,” panggil Nadya kepada kucing kesayangannya. “Meong….meong,” Qomar mendatangi Nadya sambil menggosokkan kepalanya ke kaki Nadya.  Nadya langsung menggendong dan mengelus-elus kepala si Qomar. Si Qomar adalah kucing kesayangan Nadya, walaupun ada 5 ekor kucing di rumahnya. Si Qomarlah yang menjadi…

  • Puisi-puisi Turbadur Lampura dan Ulasannya Oleh Dara Layl

    Puisi-puisi Turbadur Lampura dan Ulasannya Oleh Dara Layl

    Puisi-puisi Karya Turbadur Lampura    Ini Dunia Kita, atau Sepenggal Kisah Korupsi di Negeri Antah -(masih) parodi untuk negeri Gemah Ripah Loh (kok) Begini? di negeriku, ada aturan para santri boleh kena sanksi ada yang dihukum lari, sebagian di tengah terik lebih memilih tegak berdiri. sementara sang guru sibuk bersenda dan  menghabiskan lintingan tembakau di…

  • Puisi-puisi Daris Kandadestra dan Ulasannya oleh Dara Layl

    Puisi-puisi Daris Kandadestra dan Ulasannya oleh Dara Layl

    Puisi-puisi Daris Kandadestra   Bumi Melayu Berdaulat Ini tanah kami tuan! Bumi Melayu berdaulat Tanah Orang Darat melaut Milik Orang Laut menetap Beranak pinak sejak semula Tanah ini bumi melayu Anugerah sultan! Kami tak hidup menumpang Kami tak ambil milik kalian Mengapa usik damai kami? Mengapa usir kenangan kami? Ini tanah kami tuan! Kami tak…

  • Puisi-puisi Zamzami Husni dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

    Puisi-puisi Zamzami Husni dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

    Puisi-puisi Zamzami Husni Ibu dan Ramadan tak tahu kata apa yang kusampaikan padamu pada-Mu jua aku ceritakan pada sepi yang mengelilingi kami semenjak kepergian ibu yang kami sayangi kini tiba ramadhan pertama semenjak kau tiada berbuka dan sahur tanpamu jelas hambar rasanya rindu suaramu membangunkan kami dari tidur lelap untuk sahur dan kadang nyaris terlambat…

  • Cerpen “Hadiah Merah Jambu” Karya Afrizal Jasmann dan Ulasannya oleh Azwar

    Cerpen “Hadiah Merah Jambu” Karya Afrizal Jasmann dan Ulasannya oleh Azwar

    Hadiah Merah Jambu Oleh : Afrizal Jasmann   Malam hendak beranjak ke pukul sepuluh ketika Syafri pulang dari tempat kerja. Kepulangannya disambut ceria oleh Intan, anak semata wayangnya yang telah beranjak menuju enam tahun. Raut wajah gadis kecil itu terlihat sumringah tatkala ayah hebatnya itu sampai diruang tengah. Ya, ruang sederhana berukuran dua kali satu…

  • Puisi-puisi Isnaini Fadhillah Saragih dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

    Puisi-puisi Isnaini Fadhillah Saragih dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

    Puisi-puisi Isnaini Fadhillah Saragih Nama yang Ibu Buat Tidak Berawalan S   Saat pekikan itu datang dadaku berdesir Adakah tamu itu belum juga diusir? Di pangkuan  Ibu aku pulang Bilang benci kalau pekikan itu diberi ruang Maka esok, saat pekikan itu kembali datang Tak kubukakan gerbang, tak kubuatkan pisang goreng Biar dia letih menyerang Aku…

  • Cerpen “Melukis Cinta” Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

    Cerpen “Melukis Cinta” Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

    Melukis Cinta Oleh: Ali Usman Terik mentari memancarkan cahaya terang. Panasnya menyibak awan putih di langit biru siang itu. Usai shalat zuhur berjamaah di mushalla sekolah. Karim dan Amin jalan bersama menuju rumah masing-masing. Suara mobil dan motor berkejar-kejaran di sepanjang jalan raya. Jalan antara Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman itu selalu ramai ketika…

  • Puisi-puisi Eza Safitri dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

    Puisi-puisi Eza Safitri dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

    Puisi-puisi Eza Safitri   Saturnus Rindu kian menyeruak tiap sudut hati Saat menjadikanmu pengisi sanubari Biar saja seperti ini Engkau juga akan tetap menjadi ilusi Membentuk tatanan kisi-kisi Untuk kujadikan sajak puisi Meski yang kutulis kini Bukan lagi perihal jatuh hati Hanya keping patahan hati Biar rasa ini saja yang abadi Dalam setiap sajak yang…