Tag: Kreatika
-

Puisi-puisi Bambang Kariyawan Ys dan Ulasannya Oleh Ragdi F. Daye
Puisi-puisi Bambang Kariyawan Ys Mie Tanjung Pinang Kita akan selalu menelusuri jalan ini Bintan … Nama yang selalu disebut-sebut beraroma sejarah Tentang kemaharajaan Tentang gunung Tentang laut yang eksotik Di jalan ini Kita akan selalu memilih tempat di meja bundar Tersaji sepiring kerupuk berasa ikan dari lautan tempat tinggal kita Sepiringnya kita menanti Kisah-kisah…
-

Cerpen “Kucing Pembawa Hikmah” karya Annevi Dhora Royenza dan Ulasannya oleh Dara Layl
Kucing Pembawa Hikmah Cerpen: Annevi Dhora Royenza “Ummi….” “Ummi…” “Ada anak kucing di luar sana, Mi….” Ucap Hanif sambil tergopoh-gopoh berlari ke dalam rumah. Aku mengerutkan kening. “Kucing…?. Lagi…?” Bisikku dalam hati. “Iya, Mi, kucing kecil…” tambah Niya si adik. Mereka berebut untuk berbicara padaku. “Itu…kucingya kecil-kecil, Mi..”Hanif kembali menambahkan. “Hah…kecil-kecil..?” “Berarti kucingnya lebih dari…
-

Cerpen “Perjuangan Pengabdian” karya Muhammad Iqbal dan Ulasannya oleh Azwar, M.Si.
Perjuangan Pengabdian Cerpen: Muhammad Iqbal Dilihatnya lamat- lamat wajah renta umaknya yang sedang menyiapkan bakul jualannya. Tangannya begitu lihai membuat adonan kue lapis dan menuangkannya di cetakan satu demi satu. keringatnya mengalir di pelipis wajah keriputnya itu, menambah ragu akan keputusannya meninggalkan rumah. Ah.. mungkinkah aku pergi meninggalkan Umak sendiri di rumah setelah…
-

Puisi-Puisi Linda Tanjung dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye
Puisi-puisi Linda Tanjung Merdeka Berpuisi Asap menembus rongga dadaku merayapi indra penciuman ini kutangisi puisi dengan aroma asap mengepul membuat diri ini terpenjara, sesak Saat aku mencintai puisi nan meyejukkan jiwa Mereka berpuisi dengan aroma mengepul Aku terpenjara di tengah asap yang menjajah Sungguh aku ingin merdeka Menikmati puisi, merasakan damainya puisi Meski kadang takut…
-

Cerpen “Sahabat” oleh Khansa Adelia Harinda dan Ulasannya oleh Azwar, M.Si.
Sahabat Cerpen: Khansa Adelia Harinda Resa, berumur sebelas tahun, ketika dia bersekolah di SMP 01 Nusantara. Waktu itu adalah hari Senin, hari pertama masuk sekolah di kelas 1 SMP itu. Ia berangkat ke sekolah diantar oleh ayah dan bundanya seperti kebanyakan siswa lainya. Di sekolah ia bertemu dengan teman-teman lain dan tentu saja guru-guru…
-

Puisi-puisi Dini Novianti dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Hujan Satu kata yang membuat beberapa orang merasa tenang Suara hujan seperti lagu penghantar tidur, Menenangkan Hampir semua orang mengeluh dengan hujan Hujan, satu kata yang sulit didiskripsikan tapi Memiliki banyak kenangan Hujan juga bisa menjadi teman kita Saat kita tertawa atau menangis, hujan akan selalu ada di sisi kita. Masalah Dimaki Diabaikan Bahkan dipukul…
-

Puisi-puisi Surya Hafizh dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Telaga dan Surau Tua aku tak hendak jadi suara menjadi kerikil jatuh yang kau lempar ke telaga mengusik bias bayang surau tua aku tak hendak mendengarmu menyusun suara parau mengungkit-ungkit kaji lama aku tak hendak menjadi aroma tubuh yang memikat: malam dan segenap setan memperalati waktu, membuatmu ketakutan menunggu kabut diam-diam meminjam wajahmu —diam-diam hendak menjadimu mengulurkan…
-

Cerpen “Lelaki Penjemput Pelangi” Karya Fadli Hafizulhaq dan Ulasannya oleh M. Adioska
Lelaki Penjemput Pelangi Cerpen: Fadli Hafizulhaq Tidaklah pernah kuhitung selang waktu kepergian Ayah. Sungguh tak kukira akan sebegitu lama, sejak saat hanya rambut yang dapat kusisir hingga telah piawai pula memoles bibir. Telah lama memang ia menghilang, tersebab sebuah alasan yang terdengar konyol : menjemput pelangi, begitu kata Ayah waktu itu. Bualan yang pada akhirnya membuatku…

