Tag: Kreatika
-

Cerpen Siswati dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
NELANGSA Cerpen: Siswati Malam kian merangkak. Dinginnya merasuk hingga ke tulang sum-sum. Rasa kantukku serasa tidak bisa kuajak kompromi lagi. Seharian tadi aku disibukkan dengan merekap nilai siswaku yang telah menyelesaikan Penilaian Tengah Semester (PTS). Selintas kulihat layar pipih yang sedari tadi kubiarkan tergeletak di tepi ranjangku. Ada tiga panggilan yang tak terjawab. Rasa kantukku ternyata…
-

Cerpen Dara Puspa Mulyana dan Ulasannya oleh Medi Adioska
Surat Cinta Setelah Kematian Cerpen:Dara Puspa Mulyana “Ketaatanmu kepada Tuhan membuatku jatuh. Sejatuh-jatuhnya!” ~darapuspamulyana~ Awan tampak kelabu menyelimuti bumi yang sudah menua. Kesegaran disuguhkan oleh tumbuhan setelah bercumbu dengan hujan karena lama memendam rindu yang kekeringan. Sepertinya hujan masih enggan meninggalkan bumi yang sabar menantinya. Itu terlihat dari raut awan yang betah dalam posisi…
-

Puisi-puisi Afriant Ishaq dan Ulasanya oleh Ragdi F. Daye
Jiwa-jiwa Kehilangan Semilir menyelip mesra di antara telinga Membawa bisikan petaka dari seorang durja Ada hati yang tersentak lalu rapuh sebelum membara Tinggalkan kesakitan tanpa ada bekas abu mengudara Ada darah tercecer dari tapak ksatria Melukis abstrak di beling yang penyebab luka Perlahan meresap pada bakal yang bernama raga Lalu, semua semangatnya sirna …
-

Puisi-puisi Linda Tanjung dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
BOM Bila orang teriak Pancasila? Saat Negara terguncang keseragaman Ketakutan akan kebenaran Ketakutan akan kedok keniscayaan, terkuak Duarrr!!! Orang pun berujar, semua Pancasila!!! Demi NKRI Berjaya BOM sebagai penanda yang tak berPancasila Sila kedua yang terurai antara serpihan daging, darah Kemanusiaan yang beradab hilang atas nama BOM Apa itu BOM? Bersedia mati Orang tak…
-

Puisi-Puisi Acet Asrival dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Wabah dalam Dada Degup di dada kami adalah resah yang tiada terdengar, hanya tersirat dari mata kemudian bergetar di bibir kami, Tuan. Bungkam dikatup bibir, senyap dikatup mata, buncah dalam dada sempit─ dihimpit wabah pandemi makrokosmos, menjalar bak akar pada pokok kayu, dari pangkal hingga pucuk, dari dahan menuju ranting, dari ada menjadi tiada. Akar…
-

Cerpen “Pilihan” Sakura Alvino dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Pilihan Cerpen: Sakura Alvino Sudah setengah jam Indra menatap layar gawainya. Satu nama di aplikasi berwarna hijau mengusiknya pagi ini. Kepulan asap hinggap kemana-mana, melukis kegelisahan di hatinya. Pesan itu menyentaknya yang sedang mengasuh si bungsu, aktivitas rutinnya ketika hari libur bekerja. Sudah sepuluh tahun ia bekerja sebagai buruh pabrik di salah satu kota besar tempat tinggalnya. Pekerjaan…
