Tag: Rasyafa Sabrakamila
-

Cerpen “Dua Bidadariku” Karya Rasyafa Sabrakamila dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Dua Bidadariku Cerpen: Rasyafa Sabrakamila Ini hanyalah kisah perjalanan temanku dan aku hanya ingin menceritakannya kepada kalian agar bisa sedikit membagi rasa kesepian dan kegembiraan temanku. Ya temanku ini bernama Rendi. Ia terlihat murung dan kesepian. Aku selalu melihat dia sendirian dan tak ingin berinteraksi kepada siapa pun. Sebenarnya aku ingin mengajaknya berbicara, tapi…
-

Puisi-puisi Rasyafa Sabrakamila dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Pada dasarnya puisi-puisi Rasyafa menunjukkan kebelumutuhan. Antarbaris-baris yang membangun bait belum menunjukkan kepaduan yang kompak. Misalnya bait pertama puisi pertama ini: ‘Senyummu di kala itu/ Uban-ubanmu yang sudah banyak/ Aroma badanmu yang khas/ Remang wajahmu yang datar/ Akankah kau memberikan senyumanmu padaku’. Imaji penulis terlihat melompat-lompat dari satu objek ke objek lain. Untungnya kesenjangan imaji…