Tag: #Ria Febrina
-
Kamus-kamus sebelum Kamus Besar Bahasa Indonesia
Oleh: Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia FIB Unand dan Mahasiswa Program Doktor Ilmu-Ilmu Humaniora UGM) Sebelum kehadiran Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ternyata ada kamus yang dilahirkan atas prakarsa pribadi yang sangat berperan dalam pengembangan bahasa Indonesia. Kamus tersebut disusun oleh sosok-sosok yang bersahaja, yang bekerja dalam diam, tetapi memberikan kontribusi…
-
Pembalap dan Pebalap
Suatu kebanggaan bagi Indonesia bahwa pada 18—20 Maret 2022 ini, Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ajang balap motor terkenal di dunia ini dilaksanakan kembali di Indonesia setelah 25 tahun. Tepatnya pada 1997 lalu, Indonesia pernah menjadi tuan rumah MotoGP yang saat itu berlokasi di Sirkuit…
-
“Amin” atau “Aamiin”
Hingga hari ini barangkali masih ada sejumlah pesan yang masuk ke grup Whatsapp kita mengenai kabar duka yang disertai foto dan video pascagempa bumi yang terjadi di Pasaman Barat, Sumatera Barat. Gempa bumi yang terjadi pada 25 Februari 2022 kemarin membuat kita prihatin karena sampai Sabtu, 26 Februari 2022 pukul 22.52 WIB, jumlah korban bencana…
-
Puisi-puisi Ria Febrina
Batu Nisan tak sudah-sudah kau debat batu nisan ini yang sudah berlumut dan berkerak oleh dosa kita almarhum yang kausebut-sebut itu adikmu sendiri adik bungsu yang sudah dikalang tanah kausebut juga utang dan tingkahnya sedang kau lupa pada piutangmu kepadanya bukan tembaga, tetapi emas yang kaulilitkan di leher keriputmu itu hadiah darinya yang dulu kaupuja…
-
Mana yang tepat: “Bahasa” atau “Indonesian”?
“Can you speak Bahasa?” Bagi yang akrab dengan bahasa Inggris, kalimat ini seringkali didengar dari penutur asing kepada penutur asing lainnya yang sedang membicarakan bahasa Indonesia atau dari penutur Indonesia kepada penutur asing. Istilah Bahasa menjadi pilihan mereka ketika membicarakan hal-hal yang berkenaan dengan bahasa Indonesia. Padahal, bahasa dan bahasa Indonesia merupakan dua hal yang berbeda. Kata bahasa dalam…
-
Yang Tersembunyi dari Ferdinand de Saussure, Bapak Linguis Modern
Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Mahasiswa Program Doktor Ilmu-ilmu Humaniora Universitas Gadjah Mada) Tidak banyak yang tahu bahwa Ferdinand de Saussure dibesarkan oleh kolega dan mahasiswanya. Buku Linguistik Umum yang dijadikan pedoman oleh linguis pada hari ini ternyata merupakan pemikiran Ferdinand de Saussure yang dicatat oleh mahasiswa dan…
-
Paradigma Ilmu Sosial-Budaya: Sebuah Review dan Kritik
Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Sastra Indonesia Universitas Andalas dan Mahasiswa Program Doktoral Ilmu-ilmu Humaniora UGM) Apa itu paradigma? Mengapa perlu disuguhkan sebuah tulisan tentang paradigma? Bukankah definisi paradigma sudah jelas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia? Pertanyaan tersebut muncul ketika saya akan memulai membaca artikel yang berjudul “Paradigma Ilmu Sosial-Budaya: Sebuah Pandangan” yang ditulis oleh…
-
Kata Terpanjang dalam Bahasa Indonesia
Suatu hari saya membaca unggahan Ivan Lanin di Twitter tentang kata terpanjang dalam bahasa Indonesia. Ternyata kata tersebut bukan kata dari bahasa Indonesia, melainkan kata serapan yang diambil dari bahasa Yunani. Sebuah kata yang berhubungan dengan fobia, yakni heksakosioiheksekontaheksafobia. Kata heksakosioiheksekontaheksafobia berasal dari bahasa Yunani, yakni hexakosioi yang berarti ‘600’, hexekonta yang berarti ‘60’, dan hexa yang berarti ‘enam’.…
-
Dalam Bahasa Buatan, Nasi Bungkus Menjadi Cynmyuk
Frasa nasi bungkus dapat menjadi kata cynmyuk. Kok bisa? Fenomena ini dinamakan dengan bahasa buatan atau disebut juga dengan artificial language. Sebuah bahasa diciptakan untuk komunikasi tertentu. Bahasa buatan ini merupakan bagian dari ilmu kriptografi. Kriptografi berasal dari bahasa Yunani, yakni kryptis yang bermakna ‘tersembunyi’ dan graphein yang bermakna ‘menulis’. Dengan demikian, kriptografi dapat dikatakan sebagai ilmu yang digunakan…
-
Kata Bencana dan Mitigasi dalam Bahasa Indonesia
Indonesia sedang berduka. Kepergian Rukmini dan ibunya di Lumajang, Jawa Timur, menjadi catatan bahwa erupsi Gunung Semeru bukan hanya duka orang-orang Lumajang, melainkan juga menjadi kesedihan warga Indonesia. Indonesia kehilangan orang baik. Seseorang yang bernama Rukmini. Seorang anak yang menunjukkan bakti kepada orang tua. Saat terjadi bencana pada Sabtu, 4 Desember 2021 lalu, dia tidak…