Tag: #Rizki Junando Sandi

  • Berbincang dengan Diri Sendiri

    Berbincang dengan Diri Sendiri

    Oleh: Rizki Junando Sandi (Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas Kehidupan adalah suatu kesempatan yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap manusia yang terlahir di muka bumi. Setiap manusia diberikan berbagai macam anugerah oleh Tuhan, salah satunya adalah kemampuan berkomunikasi. Manusia sebagai makhluk sosial yang bergantung pada manusia lainnya diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengadakan sebuah…

  • Bahasa, Kejiwaan, dan Mental dalam Ranah Psikolinguistik

    Bahasa, Kejiwaan, dan Mental dalam Ranah Psikolinguistik

    Oleh: Rizki Junando Sandi (Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Sejatinya, bahasa sebagai instrumen komunikasi yang digunakan manusia memiliki peranan penting terhadap keberhasilan terbangunnya jejaring dan koneksi antarsesama. Jejaring ini menciptakan sifat alamiah bagi manusia sebagai makhluk sosial. Namun, keberhasilan membangun jejaring juga didasarkan pada penggunaan bahasa, tidak terkecuali kesiapan mental dan kejiwaan…

  • Optimalisasi Penyuntingan di Media Massa Digital

    Optimalisasi Penyuntingan di Media Massa Digital

    Oleh: Rizki Junando Sandi (Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Tidak dapat dipungkiri, perkembangan era digital yang signifikan membawa perubahan besar bagi kehidupan. Perubahan tersebut dapat dirasakan seluruh sektor, terutama sektor digital. Kebutuhan masyarakat terhadap informasi menghadirkan berbagai media digital yang mampu menyuplai kebutuhan tersebut. Sejenak kita mengingat, media massa mulai…

  • Toxic Positivity Fenomena Berbahasa Generasi Z

    Toxic Positivity Fenomena Berbahasa Generasi Z

    Oleh: Rizki Junando Sandi (Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Merefleksikan peribahasa yang berbunyi “dialas bagai memengat” ke dalam kehidupan sehari-hari tampaknya masih menjadi problematika yang rumit. Peribahasa tersebut memberikan pesan bijak, yaitu kalau berkata pikirlah dahulu baik buruknya agar tidak dicela oleh orang lain. Kepekaan rasa dan…