Tag: #Rizky Amelya Furqan

  • Rekonstruksi Kaba Sabai Nan Aluih pada Naskah Siklus Dendam Sabai

    Rekonstruksi Kaba Sabai Nan Aluih pada Naskah Siklus Dendam Sabai

    Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Berbicara mengenai sastra, tentunya tidak hanya terpaku pada sastra modern saja, tetapi juga membicarakan sastra lama atau klasik yang lahir di berbagai daerah, khususnya di Indonesia. Salah satunya, kisah wayang yang kembali ditulis oleh beberapa penulis Indonesia, di antaranya Seno Gumira Ajidarma,…

  • Folklor dan Pariwisata

    Folklor dan Pariwisata

    Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) “Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini kami teruskan dengan cara kami sendiri” (Surat Kepercayaan Gelanggang-Chairil Anwar, Rivai Apin, & Asrul Sani) “Wisata sastra adalah salah satu jenis wisata budaya yang berkaitan denga tepat, kejadian, dan peristiwa…

  • Konstruksi Perempuan dalam Novel Tarian Bumi

    Konstruksi Perempuan dalam Novel Tarian Bumi

    Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) “Kebangsawaan harus tetap dipertahankan sesuai tradisi yang diwarisi oleh orang tua-tua kita” “Aku tidak pernah meminta peran sebagai Ida Ayu Telaga Pidada. Kalaupun hidup terus memaksaku memainkan peran itu, aku harus menjadi lakon yang baik. Dan hidup harus bertanggung jawab atas permintaan…

  • Pemerasan Alam dan Karya Sastra

    Pemerasan Alam dan Karya Sastra

    Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   “Mendung yang menggantung, bukan mendung mengandung hujan, tetapi mendung mengandung asap dari lahan orang kaya dari kota.” (Api Awan Asap: Korrie Layun Rampan) “Alam disediakan untuk kebutuhan manusia, tetapi bukan untuk keserakahan manusia.” (Mahatma Gandhi) Karya sastra hadir untuk merefleksikan realitas…

  • Returning Journey dalam Novel Pulang

    Returning Journey dalam Novel Pulang

      Rizky Amelya Furqan, S.S., M.A. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   On ne voit bien qu’avec le Coeur. L’essential est invisible pour les yeux Dengan menggunakan hati kita bisa melihat dengan jernih. Sesuatu yang begitu penting justru tak terlihat kasat mata. (Le PetitPrine, Antoine de Saint-Exupéry dalam Novel Pulang Leila…

  • Perempuan Pasca-Kemerdekaan dalam Karya Sastra

    Perempuan Pasca-Kemerdekaan dalam Karya Sastra

    Rizky Amelya Furqan, S.S., M.A. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Perempuan pada awalnya dianggap sebagai kaum marginal yang tidak bisa bergerak di ruang publik, bahkan seorang perempuan tidak memiliki suara atau hak pilih dalam pelaksanaan pemilihan umum. Namun, muncullah gerakan feminis yang mulai berkembang di Amerika dan Eropa pada abad…

  • Genocide Effect dalam Novel Laut Bercerita Leila S. Chudori

    Genocide Effect dalam Novel Laut Bercerita Leila S. Chudori

    Rizky Amelya Furqan (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   “Kepada mereka yang dihilangkan dan tetap hidup selamanya” “Matilah engkau mati, kau akan lahir berkali-kali” (Laut Bercerita: Leila S. Chudori) Masyarakat Indonesia tidak asing lagi ketika mendengar kata-kata penjajah karena pada dasarnya Indonesia pernah dijajah Belanda selama kurang lebih 350 tahun dan…

  • Transformasi Ruang Kehadiran Puisi

    Transformasi Ruang Kehadiran Puisi

    Rizky Amelya Furqan, S.S., M.A. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Kehidupan masyarakat dalam mengenal kesusasteraan pada awalnya dapat melalui dua media, yaitu media lisan dan media tulisan. Bahasa tulis hadir dalam bentuk sastra koran ataupun buku, sedangkan bahasa lisan telah berkembang sebelumnya. Hal ini bisa dilihat dalam kehidupan tradisi lisan di…

  • Tanda Kekalan pada Knockin’ on Heaven’s Door: Semiotika Riffatere

    Tanda Kekalan pada Knockin’ on Heaven’s Door: Semiotika Riffatere

    Rizky Amelya Furqan, S.S., M.A. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   “lihat dulu tandanya atau tandanya apa” Kalimat di atas sering terdengar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam memaknai suatu hal seseorang juga selalu melihat tanda dari kalimat yang disampaikan ataupun dari sebuah karya yang dibaca. Riffatere, seorang kritikus sastra asal Prancis mengatakan…

  • Puisi “Aku” dalam Perjuangan

    Puisi “Aku” dalam Perjuangan

    Rizky Amelya Furqan, S.S., M.A. (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Puisi menjadi bagian dari karya sastra yang sering dibicarakan dan ditulis oleh banyak orang. Menurut Riffatere, puisi selalu berubah-ubah sesuai dengan evolusi selera dan perubahan konsep estetiknya (1978:1). Melihat perkembangan puisi, ada dua klasifikasi puisi secara umum, yaitu puisi lama…