
Jakarta, Scientia – Angka penularan Covid-19 di tanah air terus melonjak. Itu salah satunya dipicu akibat adanya varian baru virus korona, yakni varian Delta atau B.1.617 yang berasal dari India.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Covid-19 varian Delta sangat cepat penularannya. Sehingga pemerintah harus menaikan jumlah testing.
“Kami mengakui memang sejak (varian) Delta ini masuk Indonesia, cepat sekali menularnya,” ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Senin (5/7/2021).
Bahkan Budi mengatakan, untuk di DKI Jakarta jumlah testingnya enam kali lebih besar dari standar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun jumlah tersebut masih belum cukup juga.
Oleh sebab itu, kata Budi, saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini pemerintah akan menaikan testing menjadi 400.000 per hari dari semula sebanyak 100.000 per hari.
“Kita sudah membuat kebijakan di PPKM Darurat bahwa jumlah testing kita akan dinaikkan secara agresif dari sekitar 100.000 per hari, sekarang menjadi 400.000-an per hari dengan kondisi seperti ini,” katanya.
Budi menyebut jika data tracing sudah diketahui, maka testing harus sudah dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda). Peningkatakan testing ini dilakukan pemerintah belajar dari yang sudah dilakukan oleh India.
“Jadi kita sudah ada list tadi kabupaten dan kota kalau positivity ratenya di atas 25 persen maka targetnya bukan 1 per 1000 per minggu, tapi 15 per 1000 per minggu demikian juga yang selanjutnya,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan