
Tanah Datar, Scientia – Pentingnya Penetapan Status Penggunaan (PSP) terhadap Barang Milik Negara (BMN) menjadi pengamanan aset negera yang selalu menjadi perhatian besar di Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar.
Hal itu menjadikan UIN MY Batusangkar berhasil meraih peringkat terbaik ke-III antar Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dalam penjagaan dan pengelolaan BMN.
Piagam penghargaan terbaik itu diterima langsung oleh tim BMN Imelda Fitria UIN MY Batusangkar dalam acara Peningkatan Kualitas Penggelola Barang Milik Negara di Hotel Orchardz Industri Jakarta, Kamis (16/03/23).
”Keseriusan dalam mengelola aset terkait dengan status kepemilikan aset tersebut, ini merupakan bentuk perlindungan atau pengamanan terhadap asset kementerian Agama,” ujar Rektor UIN MY Batusangkar Prof. Dr. Marjoni Imamora.
Dia mengatakan, ini adalah terobosan baru upaya peningkatan pengelolaan BMN, yang dilakukan oleh Biro Keuangan dan BMN selaku bidang pengelolaan BMN kemenag RI, untuk seluruh satuan kerja dilingkungan Kemenag RI, PTKN seluruh Indonesia.
Lebih lanjut Marjoni mengatakan bahwa prestasi tersebut harus disyukuri, serta mengapresiasi semua tim dan para pengelola BMN di UIN MY Batusangkar.
“Para pengelola BMN adalah pejuang untuk mengamankan aset negara. Pengelolaan aset negara harus dilakukan secara baik, tertib, dan efisien, mulai dari tertib administrasi, tertib fisik, dan tertib hukum. Karena pengelolaan BMN yang tertib merupakan hal yang sangat mendukung dalam proses laporan keuangan yang efektif, efisien dan akuntabel,” kata Marjoni.
Dia berharap agar prestasi terus dipertahankan untuk masa-masa berikutnya, dengan kerjasama dan sinergisitas seluruh elemen.
“Kita harus terus bergandeng tangan dalam melaksanakan kegiatan terutama dalam pengelolaan asset negara,” tutup Marjoni. (YRP)

Tinggalkan Balasan