Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dharmasraya, Ade Sudarman menekankan pentingnya dialog interaktif untuk pembangunan daerah.
“Semua itu dilakukan agar terciptanya program pembangunan berbasis masyarakat,” kata Ade Sudarman di ruang kerjanya, Senin (27/5/2024).
Ade Sudarman menambahkan langkah dialog tersebut harus di kedepankan secara formal dan non formal baik antara pihak esksekutif maupun legislatif agar memiliki pandangan yang sama dalam membangun daerah ini.
“Bahwa jalinan silaturahmi setidaknya akan mampu membangun sinergitas antara anggota Dewan dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab),” ucapnya.
Ade Sudarman menyebutkan ajang ini dilakukan antara anggota Dewan dengan dinas instansi, sebagai ajang tukar pikiran, guna melahirkan ide kreatif untuk kemajuan daerah.
“Apalagi sekarang memasuki pertengahan tahun 2024. Saya berkeinginan serta berharap kepada semua pihak, agar terlibat dalam memajukan Kabupaten Dharmasraya,” ungkap Ketua DPD PAN Dharmasraya ini.
Dalam membangun sebuah daerah, kata, Ade Sudarman tidak cukup bermodalkan dana semata dan sangat dibutuhkan kekompakan antara legislatif dan eksekutif. Sehingga memiliki kesamaan persepsi untuk kemajuan bersama.
Baca Juga: 156 Anggota PPS Kabupaten Dharmasraya Dilantik
“Secara pribadi, maupun institusi, seluruh kalangan, baik lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan seluruh elemen masyarakat, untuk saling bersinergi dalam memajukan Kabupaten Dharmasraya. Sehingga, roda pembangunan berjalan sesuai aturan dan harapan bersama,” pungkasnya. (tnl)

Tinggalkan Balasan