Bukittinggi, ScientIa – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar-Marfendi umumkan 100 hari progres kinerja kepemimpinan mereka. Erman merasa capaian 100 hari progres kinerja wali kota dan wakil wali kota perlu diketahui masyarakat.
“Bertepatan hari ini, genap 100 hari kami berkerja memimpin Bukittinggi pasca dilantik 26 Februari 2021. Alhamdulillah, beberapa capaian kerja berhasil kami lakukan. Hari ini, resmi diumumkan 100 hari progres kinerja kepemimpinan kami,” jelas Erman Safar kepada Scientia, di ruang kerjanya, Senin (7/6).
Kinerja pada sektor ekonomi kerakyatan, terdapat 12 program yang telah tercapai. Beberapa capaiannya yaitu, rencana revitalisasi Pasar Bawah oleh Kementerian Perdagangan RI yang akan dimulai tahun 2022 dengan anggaran Rp 400 miliar. Selain itu, pengembangan SPAM regional Bukittinggi-Agam melalui Kementerian PUPR RI dan capaian-capaian lainnya.
Sementara itu, pada sektor pendidikan telah terealisasi 9 capaian. Pemenuhan gaji guru kontrak pada sekolah negeri sesuai UMR, pengembangan sistem otomasi perpustakaan dan layanan perpustakaan virtual serta pengembangan sistem layanan digital perpustakaan. Serta fasilitasi Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Nasional dan capaian lainnya.
Kinerja pada sektor kesehatan dan lingkungan, 19 capaian, termasuk peresmian RSUD Bukittinggi, 75 persen calon jamaah haji Kota Bukittinggi telah mendapatkan vaksinasi meningitis dan vaksinasi Covid-19. Tercapainya target vaksinasi 1 Covid-19 sebanyak 8.080 orang dan vaksinasi 2 sebanyak 5.344 orang, serta capaian lainnya.
Kinerja pada sektor kepariwisataan, seni budaya dan olahraga, 8 capaian. Terwujudnya perjanjian kerja sama pengadaan aplikasi dan peralatan pendukung dan layanan e-ticketing obyek wisata Kota Bukittinggi dengan Bank Pemerintah. Pemberdayaan masyarakat dan kearifan lokal di kampung wisata. Menjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi untuk pengembangan Teknologi Informasi Kepariwisataan.
Sementara itu, kinerja pada sektor tata kelola pemerintahan telah mencapai 25 program, sosial kemasyarakatan 23 program, pertanian 4 program termasuk tercapainya keterjangkauan pangan melalui pelaksanakan bazar 9 komuditi bahan pangan dengan capaian sebesar 36 persen.(aef)

Tinggalkan Balasan