![Kapolsek Kota Kisaran saat mempertanyakan surat pemberitahuan kepada tim pengawasan Dinkes pelaksanaan vaksinasi. [Foto: Scientia /Hamdan Rangkuti]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-26-at-07.09.02.jpeg)
“Informasi yang kami terima ada kegiatan vaksinasi di RS Setio Husodo, namun tidak ada pemberitahuan. Makanya saya buru-buru kemari mempertanyakannya,” ujar Kapolsek Kota Kisaran Iptu IR Sitompul, Rab (24/2) kemarin.
Kapolsek menambahkan, sesuai SOP kegiatan dari penjemputan hingga pelaksanaan vaksinasi seharusnya selalu ada pengamanan dari kepolisian.
Sementara Kabid P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Asahan, Syafrin Sanza yang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan vaksinasi mengakui tidak ada koordinasi ke kepolisian dengan alasan miskomunikasi.
“Kita memang tidak ada pemberitahuan kepada Polsek Kota Kisaran maupun Sat Intelkam Polres Asahan dengan alasan miskomunikasi. Dan ini adalah kelalaian kami,” kata Syafrin.
Ketika disinggung apakah kegiatan vaksinasi ini layak diberitahukan ke Polisi. Syafrin yang kebetulan berada di hadapan Kapolsek dengan tegas menjawab sangat layak.
“Kami akui lalai. Kegiatan ini sangat layak ada pemberitahuan kepada polisi,” sebutnya. (Hans)
Tinggalkan Balasan