Tak Lapor Polisi, Vaksinasi Covid-19 di Asahan Dipersoalkan

Kapolsek Kota Kisaran saat mempertanyakan surat pemberitahuan kepada tim pengawasan Dinkes pelaksanaan vaksinasi. [Foto: Scientia /Hamdan Rangkuti]
Kapolsek Kota Kisaran saat mempertanyakan surat pemberitahuan kepada tim pengawasan Dinkes pelaksanaan vaksinasi. [Foto: Scientia /Hamdan Rangkuti]
Kisaran, Scientia – Vaksinasi Covid-19 bagi 30 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit (RS) Setio Husodo, Asahan, Sumatera Utara, Rabu (24/2) dipersoalkan kepolisian setempat. Pasalnya, tidak ada pemberitahuan dan permintaan pengamanan yang diajukan pelaksana kegiatan, mulai penjemputan hingga penyuntikan.

“Informasi yang kami terima ada kegiatan vaksinasi di RS Setio Husodo, namun tidak ada pemberitahuan. Makanya saya buru-buru kemari mempertanyakannya,” ujar Kapolsek Kota Kisaran Iptu IR Sitompul, Rab (24/2) kemarin.

Kapolsek menambahkan, sesuai SOP kegiatan dari penjemputan hingga pelaksanaan vaksinasi seharusnya selalu ada pengamanan dari kepolisian.

Sementara Kabid P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Asahan, Syafrin Sanza yang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan vaksinasi mengakui  tidak ada koordinasi ke kepolisian dengan alasan miskomunikasi.

“Kita memang tidak ada pemberitahuan kepada Polsek Kota Kisaran maupun Sat Intelkam Polres Asahan dengan alasan miskomunikasi. Dan ini adalah kelalaian kami,” kata Syafrin.

Ketika disinggung apakah kegiatan vaksinasi ini layak diberitahukan ke Polisi. Syafrin yang kebetulan berada di hadapan Kapolsek dengan tegas menjawab sangat layak.

“Kami akui lalai. Kegiatan ini sangat layak ada pemberitahuan kepada polisi,” sebutnya. (Hans)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *