![Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatra Barat, Hendri meresmikan penggunaan balai nikah dan manasik haji KUA Nan Sabaris, Kamis (25/2).[Foto: Scientia/cw03]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-25-at-20.57.22-e1614309259823.jpeg)
“Kita perlu menguba paradigma pelayanan menjadi pelayanan prima, yaitu dengan 5S, salam, sapa, senyum, sopan dan santun. Jika itu diterapkan maka masyarakat akan senang, puas berurusan di kantor KUA,” Harap Hendri.
Hendri menjelaskan, pembangunan 2 fasilitas yang terintegrasi di KUA Nan Sabaris yang dimulai tahun 2020 lalu itu menghabiskan anggaran sebesar Rp1,4 miliar. Dengan besaran biaya yang cukup banyak, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas itu secara maksimal.
“Gedung ini masih baru, perlu adanya sinergitas dengan tokoh agama, masyarakat dan lintas instansi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya berharap agar KUA Nan Sabaris dapat terus meningkatkan fasilitas yang ada dengan sebaik-baiknya. KUA perlu mengukuhkan peran yang kuat di tengah masyarakat. Bukan hanya sekedar tempat nikah dan rujuk, namun juga memberikan pelayanan haji sepanjang tahun. (cw03)
Tinggalkan Balasan