Kategori: Puisi
-

Puisi-puisi Danang Susena
Rindu Gumpalan rindu beradu setiap waktu tiada balas apalagi bertemu saat merajuk ingin ditunggu hilang tiada berita acap datang seketika hilang pergi bersama angan sering tiba saat suka kemudian lari tanpa alasan demikian rindu menerpa jiwa. Jalan lurus tiba berbelok antah berantah tidakkan jadi pandom ke mana meski dicari bagai jarum di tumpukan jerami rindu…
-

Puisi-puisi Danang Susena
Cerita Hati Pagi ini membeku matahari enggan mencairkan embun pagi tandas membatu laut dan sungai ragu menghanyutkan angin pun lewat tanpa berseru lalu lalang daun terbang pun membisu hilir mudik air hujan turun bagai gumpalan salju semua memagar jalan pandang menutup langkah ke depan dan memenjarakan mata h⅕ati. Hari masih beku jalan mentari berpayung mendung…
-

Puisi-puisi Danang Susena
Ranah Minang (Taragak Tampek Marantau) Bukan mimpi di peraduan tiga puluh tahun telah berlalu di sana dulu di sebuah Nagari rumah gadang ikon pekerti petatah petitih syair bestari alam takambang ajarkan budi kumandang Surau tanamkan adab kaba dan randai asupan jiwa di Ranah Minang kridaku berjalan tak terhitung waktu yang kutirah di antara suka dan…
-

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama
Haru Tak ada kata yang bisa mewakilkan Carut marut kebisingan larut menyaksikan Apa yang kau pikirkan Apakah kau memilih menyudahi Atau kau coba berpaling Sepertinya itu tak terjadi Malah kau hilang kendali Katanya kau bisa menguasai Tapi kau yang dikuasai Apa kau sudah lupa cara berdiri Ceritanya telah lusuh Tidak ada yang mekar Juga tidak…
-

Puisi-puisi Rudi A. Harun
Satu Nak, tetaplah ingat akan diri Barajo ka nan bana Bajalan jo nan satu Satu dalam kulimah Lai Illaha Illalah Agar engkau tetap terang dalam gelap Nak, tetaplah ingat akan diri Jangan memiliki ketika ada Jangan kehilangan ketika melepas Jangan diingat ketika memberi Jangan lupa ketika menerima Agar engkau tetap berada dalam kebaikan Nak, tetaplah…
-

Puisi-puisi Reni Putri Yanti
Rumah Kayu Seberang Sungai Masih kuingat dengan jelas, wajah-wajah lugu tanpa dosa Aku, kakak dan abang Aku suka mengikuti ibu memetik cabai Langkah-langkah kecilku kerapkali tertinggal darinya Masih kuingat dengan jelas, ayah membajak sawah dengan kerbau Butiran peluh membanjiri wajahnya yang mulai keriput Bermandi keringat dalam mencari sesuap nasi Masih kuingat dengan jelas, abangku yang…
-

Puisi-puisi Danang Susena
Menjemput Hujan Kemarau berkulum tawa semenjak embun membangunkan tanah sampai kini di kerak siang lalu di senja masihlah sama malam pun menyengat berasa panas. Adakah sebab terik berlama-lama tiadakan maaf ke manusia, biarkan teriak tanah, lolong hewan, dan tangis tumbuhan meradang setiap masa. Haru terdengar sebermula kabar bukan binar matà bahagia namun untaian rasa…
-

Puisi-Puisi Annisa Berliana
Anjing Haus Di mana mula cerita Nun sejak si anjing berkelana Menyalak melihat pertanda Meraung di fajar hari di perbatasan gelap-terang Konon berkisah itu sudah naluri alamiah Anggap batin si anjing tak sebagaimana bisa seperti itu Kanda? Melihat air liur tercetak di tepian dua bibir yang terpisah. Napas memberat, lidah terjulur Konon jua telinga…
-

Puisi-puisi Danang Susena
Aku Berilah aku babad bukan hikayat babad memintal jiwaku babad adalah aku. Berilah aku beskap bukan jas sampirkan aku lurik bukan ulos, sampaikan aku parikan bukan gurindam, tarikan aku serimpi bukan lambada. Karena, nafasku ha na ca ra ka, dan tubuhku hamparan kelir dengan pijar blencong mata batinku. Kidung macapat rintihan dan senda gurauku alunan…
-

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama
Jalan Menuju Masa Depan Kalau kau merasa Dirimu tidak nyaman di atas dunia Jangan cepat simpulkan Kalau di dunia tak ada keadilan Kalau kau merasa Dirimu selalu tak dapatkan keadilan Jangan cepat membalas Tunjukan padanya kau bukan singa lapar Simpang siur menjalar Meringkis kehidupan tengah perkotaan Kucing dan tikus liar Berebut mengambil muka ibu kota…