
Padang, Scientia – Hari Donor Darah Sedunia setiap 14 Juni menjadi ajang untuk menyampaikan terima kasih kepada sukarelawan donor darah yang telah menyumbangkan darahnya.
Ketua Umum Palang Merah Indonesia, M. Jusuf Kalla ajak masyarakat mengunjungi lebih dari 250 UDD (Unit Donor Darah) PMI yang tersebar di seluruh Indonesia untuk donor darah. Hal ini disampaikan pada webinar bertema “Berikan Darah dan Jaga agar Dunia Tetap Berdetak”.
“Kebutuhan darah di Indonesia minimal 2 persen dari jumlah penduduk atau sekitar 5,1 juta kantong. Sementara, stok darah saat ini hanya 4,1 juta kantong,” kata Jusuf Kalla, Senin (14/6).
Begitu pun di Sumatra Barat (Sumbar) yang terjadi penurunan stok darah selama pandemi Covid-19. Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar melaporkan, 5 UDD PMI se-Sumbar mengalami kehilangan hampir dua per tiga stok darah sejak Covid-19 melanda. Salah satu alasan masyarakat takut untuk donor darah ialah penyebaran Covid-19 terus meningkat di Sumbar.
“Memperingati Hari Donor Darah Sedunia seluruh UDD PMI di Sumbar melaksanakan donor darah serentak di wilayah masing-masing hingga akhir Juni. Alhamdulillah sampai hari ini sudah terkumpul sebanyak 903 kantong. Mudah-mudahan terus bertambah dan tidak ada masyarakat yang tidak terpenuhi kebutuhan darahnya,” jelas Aristo.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Arry Yuswandi perlu adanya gerakan bersama seluruh UDD, PMI dan pemerintah daerah untuk mendorong semangat masyarakat dalam mendonorkan darah.
“Kita tidak boleh terpaku dengan keadaan. Sumbar kompetensinya cukup baik menampung kebutuhan darah. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat, terutama kaum milenial, mari menolong sesama dan banggalah menjadi pendonor darah,” ajak Arry.(clo)

Tinggalkan Balasan