![Ketua DPRD Sumbar, Supardi berfoto bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Terpilih Mahyeldi-Audy Joinaldy usai Rapat Paripurna penetapan gubernur terpilih Sumbar, Selasa (23/2). [Foto: Ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-23-at-13.12.14.jpeg)
“Kami mengingatkan gubernur dan wakil gubernur terpilih dalam penyusunan RPJMD Sumbar 2021- 2025 menjadi tugas saudara,” ujar Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Supardi saat memimpin rapat.
Politisi Gerindra ini mengatakan, gubernur dan wakil gubernur terpilih agar memperhatikan kelanjutan pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru sebagai program prioritas mengingat pentingnya sarana ini untuk pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, Sumbar yang memiliki potensi di sektor pertanian, pariwisata, kelautan, dan perikanan, kehutanan, pertambangan dan energi, namun dinilai belum memberikan kontribusi optimal.
“Kita minta gubernur dan wakil gubernur Sumbar terpilih memaksimalkan potensi tersebut untuk kemakmuran rakyat Sumbar,” ujar Supardi.
Tak hanya itu, Sumbar memiliki keterbatasan fiskal dimana dari Rp7 triliun total anggaran APBD Sumbar lebih 50 persen digunakan belanja pegawai dan belanja bagi hasil kabupaten dan kota. “Apabila kita hanya mengandalkan APBD untuk pembangunan, maka Sumbar semakin tertinggal,” ujar Supardi.
Sementara aset Pemprov Sumbar senilai Rp10,2 triliun perlu mendapatkan perhatian serius. Banyak asset yang tidak dikelola dengan baik, bahkan dikuasai pihak ketiga.
“Kontribusi diberikan kepada Pemda hanya Rp1,2 milyar. Apabila dikelola dengan baik dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” imbuhnya. (pzv)
Tinggalkan Balasan