Duh, Bumnag di Tanah Datar Lewatkan Peluang Bermitra dengan Pertamina

Bumnag Tanah Datar Berisiko Kehilangan Potensi Pertashop
Pertashop Pertamina. (ist)

Tanah Datar, Scientia – Peluang kerjasama mengembangkan usaha bidang distribusi bahan bakar minyak non subsidi pemerintah dengan Pertamina (Pertashop) dilewatkan begitu saja oleh badan usaha milik desa/nagari (Bumnag) di Kabupaten Tanah Datar.

Kepala Bidang Pemerintahan Nagari PMDPPKB, A.H. Miza Aziz di ruang kerja nya kepada Scientia.id beberapa waktu lalu menjelaskan, Bumtag belum mengelola satu pun Pertashop Pertamina yang tersebar di kabupaten ini. “Dari tiga Pertashop Pertamina yang telah aktif di Tanah Datar seperti Padang Magek Kecamatan Rambatan, Tanjuang Bonai Kecamatan Lintau, dan Andaleh Baruah Bukik Kecamatan Sungayang, tidak satu pun yang dikelola oleh Bumdes,” jelasnya.

Pertashop Pertamina merupakan kerjasama antara Kementerian Dalam Negeri dengan PT Pertamina dengan bentuk mengembangkan usaha bersama pemenuhan bahan bakar di desa/nagari. Program ini juga diharapkan mampu memacu kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama Kasi UEM SDA Dan TTG PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Devino, juga mengaku belum menemukan nagari yang mengajukan pengelolaan Pertashop ini. “Kami tidak melihat ada usulan dari nagari untuk ikut mengambil peluang bisnis ini,” sebutnya.

“Dalam rapat sosialisasi dengan seluruh walinagari Kabupaten Tanah Datar pada 22 Desember yang lalu, kepala Dinas PMDPPKB, Novendril juga telah mengarahkan para walinagari untuk mengembangkan usaha Pertashop menjadi unit kegiatan usaha Bumnag, tapi sejauh ini tidak tampak tanda-tanda pengusulan Bumnag dari walinagari menjadi mitra untuk mendirikan Pertashop,” tambah Devino.

Hal senada disampaikan Kasi Keuangan Desa DPMPPK Kabupaten Tanah Datar, Yahya Suryadi Putra. Disebutkan, dengan ikutnya Bumnag ke dalam usaha Pertashop ini berpotensi mendorong perputaran uang yang cukup besar di nagari itu. “Tentu akan memberikan keuntungan besar, sehingga seluruh sektor akan menjadi hidup. Bayangkan seluruh sektor ekonomi hidup disitu, tentulah akan memberikan dampak positif terhadap taraf perekonomian masyarakat,” jelasnya. (Afrizaldi Noerdin).


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *