
“Hingga kini, kami terus berkoordinasi bersama tim mempersiapkan semua rencana-rencana yang tertuang dalam visi-misi tersebut,” ujar Erman kepada wartawan di Bukittinggi, Jumat pagi (19/2).
Ia melanjutkan, terkait salah satu janji di masa kampanye dulu seperti akan mencabut atau merubah Perwako nomor 40/ 41 tahun 2018, tentang retribusi pasar masih tetap dalam agenda.
“Terkait Perwako tersebut, sedang dalam persiapan bersama teman-teman akademisi ahli hukum. Teman-teman akdemisi, dulunya juga telah turut membantu kami,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Bukittinggi itu.
Ditambahkan Erman, ia berencana akan menyambangi beberapa tokoh adat di kota itu. Rencana mendatangi tokoh-tokoh adat tersebut tidak lain meminta dukungan penuh atas kepemimpinan dirinya menjalankan roda pemerintahan Kota Bukittinggi.
Sebagaimana dikabarkan, pelantikan walikota dan wakil walikota Bukittinggi terpilih dilaksanakan secara virtual pada 26 Februari 2021.
“Di hari yang sama usai pelantikan, sore atau malamnya kita mendeklarasikan kepada masyarakat bahwa kita akan mencabut Perwako nomor 40/ 41 tahun 2018,” ucap Erman. (aef)
Tinggalkan Balasan