![Rapat koordinasi dala rangka pematangan rencana workshop FJKIP Sumbar di Aula Komisi Informasi Sumbar, Selasa (26/1) sore. [Foto: Dok.FJKIP Sumbar]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-26-at-17.00.44.jpeg)
Dalam pematangan rencana workshop tersebut, pengurus terus melakukan koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), baik di provinsi maupun kabupaten dan kota.
Forum yang dipimpin ketua penyelenggaran Isa Kurniawan didampingi Mona Sisca, Rico, Jhontravokta dan Adrian Tuswandi ini juga dihadiri beberapa anggota FJKIP lainnya. Kegiatan tersebut diselenggarakan di aula Komisi Informasi Sumbar, Selasa (26/1).
Ketua KI Sumbar Noval Wiska meminta agar penyelenggara bisa fokus pada penyelenggaraan sehingga tidak terjadi kegagalan, dengan melakukan berbagai komunikasi dengan stakeholder, khususnya DPMD. Apalagi mengingat acara terfokus pada pemberdayaan nagari-nagari di Sumatera Barat.
“Kita harus fokus melaksanakan hal ini, dengan menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta kabupaten dan kota lainnya,” ulas Noval Wiska.
Hal senada juga disampaikan Ketua FJKIP Gusriyono. Workshop yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan operator daerah, sehingga dapat memahami jurnalistik, ITE dan membuat laporan lainnya berkaitan dengan keterbukaan,” tutur Gusriyono.
Persiapan pemantapan berlangsung amat alot, namun tetap rileks dan menghasilkan berbagai masukan positif sehingga merangsang dan memotivasi anggota untuk bisa beraktivitas positif.
“Yang penting bagaimana kita semua bisa bergerak dengan baik, sehingga semua bisa bersama-sama menjadikan program ini berjalan baik dengan berbagai inovasi dan strategi,” tambah Almudazir.
Kegiatan workshop yang berkelanjutan ini didukung secara total oleh KI Sumbar, dibuktikan dengan selalu hadirnya pimpinan KI Sumbar, baik Ketua Noval Wiska maupun Wakil Ketua Adrian Tuswandi. (rls, FJKIP)
Tinggalkan Balasan