GAMKI Bengkulu : Kami Ingin Sosok Pemimpin Yang Visioner

Bengkulu, Scientia—Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu dan DKPP beberapa waktu telah memastikan Pemilihan Kepala Daerah serentak nasional akan diselenggarakan pada tanggal 09 Desember 2020, yang sebelumnya direncanakan pelaksanaanya akan dilaksanakan pada bulan September 2020.

 

Keputusan yang disepakati juga atas usulan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No B 196/KA GUGAS/PD.01.02/05/2020 tanggal 27 Mei 2020 sebagai pertimbangan bahwa tidak-mungkinnya dilaksanakan Pilkada serentak akibat Pandemi ini.

 

Di dalam momen demokrasi ini, Provinsi Bengkulu juga akan turut andil dalam merayakan pesta demokrasi tersebut yaitu Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernut Bengkulu untuk Periode 2020-2024.

Sehubungan dengan moment tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Wil Provinsi Bengkulu Ricky Aeiro Damamik angkat bicara mengenai Pilkada, “bahwa Provinsi Bengkulu ke depan membutuhkan sosok pemimpin yang visioner, pemimpin yang memiliki gagasan dan ide yang baru dalam memajukan Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.

Membangun Bengkulu tidak bisa hanya sebatas janji kampanye belaka. Masyarakat Bengkulu sudah bosan dengan janji-janji tanpa realisasi yang nyata. Provinsi Bengkulu yang sekarang, secara potensi sangat menjanjikan kemajuan terutama di sektor pertanian, budaya, sejarah, parawisata dan maritim.

Namun kemudian, apakah sektor itu sudah dapat menjawab perekonomian dan pembangunan di Provinsi Bengkulu? Saya pikir publik bisa menilai dan sudah taulah realitasnya bagaimana pemimpin daerah Bengkulu memajukan Bengkulu hari ini,” jelas Ricky Aeiro.

 

Selain potensi-potensi yang disebutkan tadi, Provinsi Bengkulu juga memiliki sejarah yang berbeda dari daerah lain yaitu Soekarno yang pernah diasingkan di daerah ini dan membangun ide dan gagasan kemerdekaan dari daerah ini pula.

“Konsep kemerdekaan yang digagas dalam Tri Sakti Soekarno seharusnya menjadi landasan pembangunan juga di Provinsi Bengkulu ini. Dimana dalam Tri Sakti tersebut dikatakan bahwa kita sebagai bangsa Indonesia harus memiliki kedaulatan dalam politik, berdikari di Bidang ekonomi dan berkepribadian dalam Kebudayaan,” papar beliau.

Ini harus menjadi beban moril dan semanagat bagi masyarakat Bengkulu terutama calon pemimpin kedepan nantinya.

 

Calon pemimpin daerah ini harus sadar akan kebutuhan masyarakat, sudah saatnya Bengkulu dipimpin oleh orang yang bertanggung jawab dan memiliki semangat visioner yang jelas bicara arah pembangunan.

Sekali lagi kita dari GAMKI siap menjadi mitra kritis dan mitra berpikir kepala daerah nanti, kita siap” tegasnya. (Kris)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *