![Perwakilan JPS Sumbar saat membezuk Rakhmatul Akbar, rekan jurnalis yang positif Covid-19, Kamis (21/1). [Foto: Dok. JPS]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-21-at-17.36.04.jpeg)
“Capek cegak maik, lekas sembuh bro, semangat bang.”
Itu jadi ungkapan penyemangat disampaikan, mulai dari Kordinator JPS Sumbar Hery Sugiarto, Sekretaris JPS Sumbar Zondra Volta Pajok, Anggota JPS Novrianto Ucok dan Adrian Toaik Tuswandi serta Saribulih.
“Kita tidak bisa membezuk tatap muka bung Rakhamatul Akbar sesuai prosedur kesehatan. Tapi kita bisa video call dengan bung Camaik,” ujar Novrianto.
Adrian Tuswandi menyebut, pasien positif covid-19 harus dipompa semangat pulihnya, penderita covid-19 bukanlah aib.
“Apalgi bro Camaik kawan seprofesi kami, tentu kami siap berikan pelecut semangat pulih bro Camat. Allhamdulillah melihat semangatnya, insya Allah bro Camaik segera pulih,” ujar Adrian yang disapa Toaik oleh kolega jurnalis di Sumbar.
Sekretaris JPS Zondra Volta mengaku terkejut Rakhmatul Akbar diisolasi.
“Terkejut iya, tapi rasa bersaudara terbangun di JPS dalam satu hari kawan-kawan urung rembuk dan membezuk bang Camaik,” ujar Pajok, nama keren Zondra Volta.
Rakhmatul Akbar lewat video call mengucapkan terimakasih dan berharap doa untuk segera pulih dan beraktivitas jurnalis kembali.
“Makasi koor JPS, Bang Ucok, Om Toaik, Guru Saribulih dan Pajok serta Gusdi Riko dan kawan di JPS semua yang menambah semangat saya untuk sembuh,” ujar Camaik melambaikan tangan di layar ponsel pintarnya. (Rls: JPS)
Tinggalkan Balasan