Bukittinggi, Scientia- Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Bukittinggi, Erwin Umar mengatakan, beberapa minggu terakhir kasus Covid-19 di kota itu semakin melandai.
“Hal tersebut dibuktikan bahwa warga yang diisolasi disebabkan kasus Covid-19 biasa terpusat di RSUD saat ini zero (0) atau tidak ada. Namun ada isolasi mandiri sebanyak 14 orang,” kata Erwin kepada msdia ini di Bukittinggi, Kamis (14/10/2021).
Ia menjelaskan, Pemko mempercepat target vaksinasi. Hal tersebut, lanjut Erwin, guna meningkatkan kekebalan (herd imunity) warga atau kelompok masyarakat sekaligus menekan angka penyebaran kasus Covid-19.
“Kita targetkan 70 persen herd imunity dari sebanyak 170 ribu warga Bukittinggi. Kini, sekitar 6 ribu lebih lagi warga yang harus mendapatkan vaksin,” sebutnya.
“Pada posisi saat ini, target vaksinasi sudah mendekati 57 persen dari 70 atau 85 persen ditargetkan hingga Desember 2021 ini,” sambung Erwin.
Guna percepatan target vaksinasi tersebut, katanya lagi, Pemko bekerja sama dengan Forkopimda, Kodim 0304/ Agam dan Polres Bukittinggi melayani vaksinasi. Pelayanan vaksinasi itu, yakni membuka gerai vaksinasi setiap hari. Kecuali pada hari Minggu.
“Gerai untuk pelayanan vaksinasi kita buka disetiap Puskesmas dan RSUD Bukittinggi setiap hari. Selain itu, juga ada mobile vaksinasi, dimana tempat dan lokasinya telah ditentukan,” terangnya.
Ia berharap, agar pencapaian vaksinasi merata, perlu kerja sama yang solid antar elemen. Termasuk peran serta tokoh masyarakat menghimbau atau mensosialisasikan vaksinasi.
“Jika nantinya vaksinasi dan herd imunity merata , tentunya aktivitas masyarakat akan bergairah seperti biasanya. Ekonomi kota bangkit melalui berbagai sektor seperti pariwisata dan perdagangan,” harap Erwin mengakhiri. (aef)

Tinggalkan Balasan