![Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur di tengah seremoni pelantikan 11 pasangan kepala daerah Sumbar, Jumat 26/2) pagi. Dalam kesempatan itu, Mahyeldi berpesan agar bupati dan walikota dapat menjaga harmonisasi pemerintahan. [Foto: Dok/KominfoSB]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-26-at-13.46.55-e1614329481325.jpeg)
“Dengan pelantikan ini berarti kompetisi telah usai, saatnya melangkah bersama mewujudkan janji-janji pada rakyat. Buka lapangan kerja baru dan terobosan-terobosan baru. Sesuaikan dengan kondisi daerah, sinergikan dengan provinsi dan daerah lain, tidak ada yang jalan sendiri,” instruksi Mahyeldi.
Dalam kesempatan itu pula, mantan Walikota Padang itu meminta agar setiap kepala daerah yang dilantik, baik pasangan bupati maupun walikota serius menunaikan janji-janjinya kepada masyarakat.
“Pasangan kepala daerah juga harus bekerja dengan harmonis, sesuai dengan porsi tugas, wewenang, hak dan kewajiban masing-masing,” lanjutnya.
Kesebelas pasangan kepala daerah yang dilantik tersebut adalah pasangan Bupati Agam, Bupati Pasaman Barat, Walikota Solok, dan Bupati Dharmasraya. Kemudian dilanjutkan dengan pasangan Bupati Tanah Datar, Bupati Pasaman, Walikota Bukittinggi, Bupati Padang Pariaman, Bupati Sijunjung, Bupati Lima Puluh Kota, Bupati Pesisir Selatan. (ajo, pzv)
Tinggalkan Balasan