Mantan Gubernur Itu Kini Bergelar Guru Besar

Prof Irwan Prayitno membacakan orasi ilmiah di hadapan senat Universitas Negeri Padang usai pengukuhannya sebagai guru besar, Senin 15/2). [Foto: Scientia/cw03]
Prof Irwan Prayitno membacakan orasi ilmiah di hadapan senat Universitas Negeri Padang usai pengukuhannya sebagai guru besar, Senin (15/2). [Foto: Scientia/cw03]
Padang, Scientia – Irwan Prayitno berdiri gagah, perlahan ia berjalan mantap ke podium Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) pagi itu, Senin (15/2). Tampilannya berbeda, dengan toga tanpa jas safari yang biasa ia kenakan. Mantan Gubernur Sumatera Barat ini menjemput gelar barunya, guru besar yang siap mendidik anak bangsa.

Prof Irwan Prayitno, demikian nama dan gelar baru itu. UNP mengukuhkan gubernur 2 periode ini pada kursi pendidikan, hanya berselang beberapa hari sejak tanggung jawab di pemerintahan daerah ia tinggalkan. Tempatnya kini, pengembangan sumberdaya manusia.

“Irwan Prayitno menurut saya merupakan aset Sumatera Barat yang langka. Prestasinya luar biasa. Jika beliau bersedia menjadi keluarga besar dari UNP, kami sangat merasa bangga dan bersyukur,” ujar Rektor UNP, Ganefri puas dengan keberhasilannya menarik tokoh sorotan masyarakat Minang itu ke lingkaran kampusnya.

Beberapa kali Ganefri mengaturkan terimakasih atas kesediaan sang profesor, ikut mengabdi di UNP. Kiranya, ada jasa yang akan sulit dilupakan.

“Tepat tahun lalu beliau menghibahkan tanah 6 hektar di dekat Stadion Sikabu, Lubuk Alung, Padang Pariaman. Diserahkan untuk FIK UNP sehingga dapat dipergunakan untuk pengembangan pendidikan olahraga. Setelah itu beliau membatu memfasilitasi agar UNP, khusunya Fakultas Ilmu sosial untuk memanfaatkan museum PGRI yang di Koto Tinggi. Semoga dapat kita manfaatkan laboratorium terbuka untuk jurusan sejarah, mungkin jurusan lainnya,” tutur Ganefri memuji, sembari mengingatkan jasa Irwan bagi UNP.

Irwan Prayitno pun telah menyusun visinya. Visi itu ia tuangkan dalam orasi ilmiah yang dibacakan di hadapan senat dan hadirin. Orasi berjudul ‘Strategi Pembelajaran dengan Pendekatan Psikologis dan Hati Nurani’ mengupas banyak aspek penyesuaian tata cara pelaksanaan pembelajaran di tengah pandemi Covid-19. Ya, Prof Irwan punya keahlian di bidang ini.

“Untuk mendapatkan guru yang ideal ialah, guru yang mengajar dengan hati. Sehingga mereka menjadi role model bagi murid-muridnya,” ujar Irwan membacakan sepenggal paragraf dalam lembaran orasi itu.

Ketua Senat Universitas Negeri Padang UNP, Mawardi pun menyampaikan keputusan dewan akademisnya. UNP setuju Prof Irwan Prayitno menjadi dosen luar biasa Jurusan Psikologi FIP UNP.

“Dengan jabatan fungsional telah menjadi guru besar tetap pada program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam pengembangan sumber daya manusia pada tanggal 1 September 2008; dengan jumlah kredit 887,50 ditandatangani oleh menteri pendidikan dan kebudayaan bapak Prof Dr Bambang Sudibyo,” papar Mawardi. (cw03)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *