
Pariaman, Scientia – Kota Pariaman terus melestarikan dan mempromosikan rendang sebagai salah satu makanan khas Minangkabau. Kota Pariaman turut mengikuti kegiatan merandang sedunia yang melibatkan 3000 peserta yang disiarkan secara virtual.
“Kegiatan ini menjadi sebuah gerakan bersama mendukung dan menyukseskan pendaftaran rendang sebagai warisan budaya Indonesia ke Unesco. Saya sangat mendukung kegiatan ini, semoga rendang terus mendunia dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Ibu Negara, Iriana Joko Widodo via aplikasi Zoom saat membuka kegiatan.
Sementara itu Wali Kota Pariaman, Genius Umar usai pelaksanaan kegiatan ini mengucapkan terima kasih kepada Lantamal II atas partisipasi pada kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan rendang.
“Kota Pariaman menyukseskan kegiatan ini dengan melibatkan 4 kecamatan dan PKK Kota Pariaman,“ tambahnya.
“Hari ini kita mengikuti kegiatan merandang sedunia, khusus untuk untuk Kota Pariaman kita mendirikan 5 tungku merandang. 1 tungku setiap kecamatan dan 1 tungku lagi oleh PKK Kota Pariaman,” ujar Ketua TP PKK Kota Pariaman, Lucyanel Genius di halaman Rumah Tabuik Pasa Karan Aur Kota Pariaman, Sabtu (21/8).
Menurutnya, kegiatan merandang ini selain ikut mendukung program menduniakan rendang menjadi warisan tak benda Unesco, kegiatan ini juga bisa memotivasi UMKM di Kota Pariaman untuk mengembangkan rendang menjadi oleh-oleh khas Pariaman.
“Rendang Pariaman itu lebih lezat, karena di samping dagingnya yang segar, kita juga memiliki buah kepala yang rasanya lebih lezat dari daerah lainnya, sehingga dengan menggunakan kelapa pariaman, rasa rendang Pariaman akan sangat lezat dari rendang lainnya,” ungkapnya.(*)

Tinggalkan Balasan