MTQ ke-52 Kabupaten Asahan Terapkan Protokol Kesehatan

Suasana pembukaan MTQ ke-52 tingkat Kabupaten Asahan di Gedung Tahfidz Masjid Agung Kisaran. [Scientia/Hamdan Rangkuti]
Suasana pembukaan MTQ ke-52 tingkat Kabupaten Asahan di Gedung Tahfidz Masjid Agung Kisaran. [Scientia/Hamdan Rangkuti]
Kisaran, Scientia– Sebanyak 725 peserta dari 25 Kecamatan se-Kabupaten Asahan mengikuti gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kabupaten Asahan di Gedung Tahfidz Masjid Agung H Ahmad Bakrie Kisaran, Senin (15/2). Perlombaan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Bupati Asahan, Surya yang hadir dalam pembukaan berharap kepada masyarakat, khususnya para qori, hafidz, dan para penggiat Al-Qur’an untuk terus meningkatkan kualitas para generasi Qur’ani dalam mengasah kemampuan. Sehingga bukan hanya dari kuantitas, tapi dapat diperhitungkan dari segi kualitas.

“Kita mengharapkan para kafilah yang bertanding di arena MTQ dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, sehingga pada akhir pelaksanaannya nanti kita akan mendapatkan qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah terbaik dari Kabupaten Asahan yang akan menjadi duta Kabupaten Asahan pada event seleksi Tilawatil Qur’an tingkat provinsi,” sebutnya.

Ketua panita pelaksana Drs. John Hardi Nasution, M.Si yang sekaligus merupakan Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan melaporkan bahwa kegiatan MTQ ini dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 19 Februari 2021 dan diikuti oleh 725 orang dari 25 Kecamatan se-Kabupaten Asahan. Para peserta akan berlaga dalam 5 cabang dengan berbagai kategori lomba.

Dia juga melaporkan bagi para peserta terbaik nantinya akan diberikan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Asahan berupa piagam, trophy dan uang tunai.

John mengajak untuk tetap mematuhi Prokes dalam pelaksanaan MTQ ini.

“Seperti kita ketahui penyebaran Covid-19 hanya dapat diatasi apabila kita mendisiplinkan diri kita sendiri dan membudayakan penerapan Prokes dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai upaya pencegahan covid-19,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Asahan H Baharuddin Harahap, SH, MH dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan MTQ selain sebagai sarana menjaga kemurnian Al-Qur’an juga sebagai sarana dakwah Islamiah, menyebarkan syiar Islam melalui lantunan-lantunan merdu ayat-ayat Al-Qur’an, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiah.

“Semoga dengan mencintai dan memuliakan Al-Qur’an akan menciptakan pengaruh yang positif dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tutupnya. (Hans)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *