Mindblown: a blog about philosophy.
-

Pemko Padang dan DPRD Sahkan KUA-PPAS APBD Tahun 2022
Padang, Scientia – Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2022. Diketahui, penyusunan KUA dan PPAS APBD tersebut telah mengalami proses yang diawali penyampaian secara resmi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi saat…
-

Gubernur Janji Kucurkan Dana APBD untuk Pengrajin Tenun Pandai Sikek
Tanahdatar, Scientia – Gubernur Sumbar menjanjikan bakal mengalokasikan anggaran APBD Provinsi untuk bantuan peralatan tenun kepada pengrajin di Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar. Dia mengatakan, akan mengupayakan bantuan untuk sentra tenun di Pandai Sikek berupa peralatan ATBM dari dinas terkait agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam produksi kain khas tersebut. “Kita coba upayakan pada…
-

Inovasi Alat Tenun Maksimalkan Produksi Songket Pandai Sikek
Tanahdatar, Scientia – Inovasi yang dilakukan masyarakat Nagari Pandai Sikek Kabupaten Tanahdatar, dengan memodifikasi alat tenun manual menjadi Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) berpengaruh signifikan pada produksi kain Songket khas daerah itu. “Inovasi ini membuat waktu produksi Songket Pandai Sikek terpangkas dari awalnya 40 hari menjadi hanya lima hari. Inovasi seperti ini patut menjadi contoh…
-

Keunikan “Rabab Pasisie” Berpotensi Pikat Wisatawan Dunia
Pesisir Selatan, Scientia – Keunikan “Rabab Pasisie” atau sering juga disebut Babiola berpotensi menjadi daya pikat utama, yang bisa ditonjolkan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) untuk menarik wisatawan dunia yang ingin menikmati budaya lokal. “Budaya dan seni tradisi lokal yang unik ini adalah salah satu magnet yang sangat kuat untuk bisa menarik wisatawan dunia datang ke…
-

Ketimpangan Sosial dalam Buku Dari Medan ke Jerman, Sebuah Analisis Wacana Kritis
Elly Delfia (Dosen Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Buku Dari Medan ke Jerman merupakan sebuah buku yang ditulis oleh Dusky Harun dan Gusdi Sastra yang terbit pada April 2021. Buku yang diterbitkan oleh penerbit Murai Kencana ini terdiri atas 25 bab dan berkisah tentang perjuangan hidup seorang Dusky Harun sejak dari kecil…
-

Waktu untuk Malaikat
Cerpen: Agung Pangestu Menjadi ibu artinya siap bermusuh dengan waktu. Detik mendadak serupa punya kaki. Menit mendadak memiliki roda dan jam mendadak tumbuh sayap dalam punggungnya. Mereka semua sepakat bersekongkol untuk bergerak terlalu cepat. Meninggalkan aku si ibu dalam genangan penuh penyesalan. “Kamu terlalu membebani dirimu sendiri. Semua ini kamu lakukan juga untuk putrimu.” Mereka semua sepakat…
Got any book recommendations?



