Terlihat para relawan sedang menyiapkan tenda bagi masyarakat terdampak gempa di Pasaman. Jum'at, (25/2)

Pasca Gempa di Pasaman, Relawan PMI Sumbar Bantu Siapkan Fasilitas Tanggap Bencana

Terlihat para relawan sedang menyiapkan tenda bagi masyarakat terdampak gempa di Pasaman. Jum'at, (25/2)
Terlihat para relawan sedang menyiapkan tenda bagi masyarakat terdampak gempa di Pasaman. Jum’at, (25/2)

Pasaman Barat, Scientia – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menurunkan puluhan orang relawan untuk tanggap bencana gempa bumi di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. Jum’at, (25/2)

Para relawan tersebut membantu proses evakuasi dan memberikan pertolongan pertama bagi korban yang terkena gempa, serta membantu menyiapkan fasilitas di lokasi pengunsian.

“Kami menurunkan sebanyak 35 orang relawan untuk membantu di lokasi bencana. Mereka melakukan evakuasi terhadap korban, memberikan pertolongan pertama, layanan ambulance dan mendirikan pos kesehatan serta dapur umum,” ujar Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik PMI Sumbar, Jasmarizal.

Jasmarizal juga melaporkan informasi dari Tim Satuan Siaga Bencana (Satgana) PMI di lokasi, gempa bumi di kabupaten Pasaman Barat mengakibatkan 4 orang meninggal dunia. Satu orang mengalami luka berat dan 50 orang mengalami luka ringan, serta Sekitar 5000 orang warga mengungsi di 35 titik pengungsian.

Selain itu, kurang lebih 150 unit rumah dalam kondisi rusak berat dan 350 unit rumah rusak ringan. Beberapa sarana umum seperti mesjid dan perkantoran rusak berat.

Sementara itu di Kabupaten Pasaman, dampak parah juga dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman. Di sana terdapat 3 orang meninggal dunia, 50 orang luka-luka dan 2 orang warga dilaporkan hilang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Markas PMI Sumbar, Hidayatul Irwan menambahkan, gempa juga menyebabkan aliran sungai tertimbun longsor dan diwaspadai akan terjadi banjir bandang. Menanggapi hal tersebut, seluruh masyarakat Nagari Malampah Kecamatan Tigo Nagari diungsikan.

“Untuk sementara Masyarakat di evakuasi ke Lapangan Bola Nagari Ladang Panjang Kecamatan Tigo Nagari” jelas Hidayat. (CLo)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *