Wakil Walikota (Wawako) Bukittinggi, Marfendi tengah bermain bulu tangkis. Minggu, (14/3). [foto : Scientia/aef]

PBSI Bukittinggi Gelar Seleksi Kelompok Umur Olahraga Bulu Tangkis

Wakil Walikota (Wawako) Bukittinggi, Marfendi tengah bermain bulu tangkis. Minggu, (14/3). [foto : Scientia/aef]
Wakil Walikota (Wawako) Bukittinggi, Marfendi tengah bermain bulu tangkis. Minggu, (14/3). [foto : Scientia/aef]
Bukittinggi, Scientia – Laga Bulu Tangkis seleksi kelompok umur antar klub tingkat Kota Bukittinggi, Sumatera Barat digelar di gedung sport hall Ateh Ngarai, Jalan A. Rivai kota setempat. Pertandingan yang digagas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kota itu, dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Bukittinggi, Marfendi. Minggu, (14/3)

Dalam sambutannya Marfendi sangat mendukung kegiatan seleksi yang digelar PBSI tersebut. Bahkan ia mengharapkan atlit-atlit Bukittinggi tidak hanya berkiprah sebatas kota atau tingkat provinsi saja, akan tetapi hingga ke tingkat nasional.

Atas nama Pemko Bukittinggi Dia juga mengatakan, adanya seleksi kelompok umur antar klub ini, hendaknya menjadi peluang untuk melahirkan atlit-atlit yang luar biasa dari Bukittinggi.

“Kami atas nama Pemko sangat mendukung atau suport iven-iven olahraga termasuk bulu tangkis. Kemudian kita harapkan, atlit-atlit yang berasal asal Bukittinggi, nantinya mampu berkiprah hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” harap Wawako.

Dia juga Berharap, agar masyarakat turut mendukung dan mendoakan atlit-atlit raket yang berasal dari Bukittinggi.

Pada tempat  yang sama, Ketua PBSI Kota Bukittinggi,  Yulinofendri mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah turut mendukung terselenggaranya kegiatan seleksi kelompok umur antar klub di cabang olahraga bulu tangkis.

Ia menjelaskan, tujuaannya adalah dalam rangka memilih atlit-atlit yang akan berlaga di tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Oleh karenanya, PBSI Bukittinggi harapkan dukungan semua pihak. Kemudian, kedepan kita harapkan olahraga ini semakin maju dan berkembang di Bukittinggi,” kata Yulinofrendi. (aef)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *